Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CEO Galak, Cintai Aku!

CEO Galak, Cintai Aku!

Lalu, kenapa Mentari merasa tubuhnya didorong dengan kecepatan tinggi? “Ibu Mentari, apa Ibu bisa mendengar saya?” Ya, dia bisa mendengarnya. Tapi, kemampuannya berbicara seolah lenyap tak bersisa. Cewek itu menangis, bahkan tanpa dia sendiri sadari. Sesuatu dipasangkan pada bagian mulut dan hidungnya, seperti sebuah masker, dan memberikannya oksigen. Ya, begini lebih baik. Dia jadi bisa bernapas dengan benar. Tidak seperti sebelumnya, di mana untuk menarik napas saja rasanya sulit dan terasa sesak.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Tabir Kematian Sahabatku

Tabir Kematian Sahabatku

Napasku tertahan di tenggorokan dengan mulut yang menganga mencari oksigen, sedangkan kakiku menendang-nendang berusaha mencari pijakkan. "Li-Lina, lep-as!" pintaku tercekat. Bahkan, suara ini tak mampu keluar. Air mataku luruh menatap sosok menyeramkan yang sedang menyeringai puas, hingga memamerkan gigi-giginya yang runcing. Aku makin kesusahan bernapas, tubuh ini mulai teras lemas akibat kekurangan udara. "Allahu Akbar, Allahu Akbar ...."
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Namun, hanya dia yang tahu, untuk mengucapkan kalimat sederhana itu, tenggorokannya terasa kering, napasnya hampir terhenti, dan dadanya terasa sesak. Jantungnya berdetak begitu keras, seolah-olah siap untuk menerobos keluar dari dadanya kapan saja. Padahal, sebelumnya Arnold memang berencana kembali ke rumah untuk mandi. Namun, begitu dia mengambil pakaian bersihnya dan berjalan ke kamar mandi, dia melihat ruangan itu penuh dengan teknisi. Bangunan lama seperti apartemen ini tidak dirancang dengan tempat khusus untuk kipas AC. Sebagian besar kipas AC biasanya dipasang di dinding luar.
9.7382.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.4K kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Tampilkan Ulasan (96)
Baca
+Pustaka
Ira Maya
keluarga reagan keluarga yg toxic gak baik... geram pada rebecca enak aja membuat berlian seperti nadine jadi selingkuhan saja reagan bodoh... didampingi wanita baik² malah milih krikil menyesal tuch liat cctv terus... aku mau lihat reagan mengejar² nadine terus dan tersiksa atas perbuatannya
Unyek Kenyek
ceritanya menarik banget,,sbnernya aku bingung juga mau pilih Arnold atau raegan sebagi pembaca TPI kalau di RL kalau aku PCC jdi nadine aku sih mending lebih milih Arnold ya Karna di bisa menghargai wanita udah jdi sahabat adeknya jdi dri pihak kluarga Arnold lebih baik ketimbang raegan tosix
Baca Semua Ulasan
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

Rasa lega dan sesak lantas hadir di saat bersamaan. Alana kemudian duduk menyandarkan punggungnya ke headboard. Ia mengatur napas, mengisi paru-parunya dengan udara baru. ‘Aku nggak sanggup begini terus. Aku nggak bisa. Daripada aku jadi nggak waras mendingan aku pergi.’
920.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 544 kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Rahim Pengganti

Rahim Pengganti

Tidak hanya kanan dan kiri, tetapi juga depan, belakang, atas, dan bawah. Bernapas memburu, dada kembang kempis, mata memerah berair, dan sekeliling terasa begitu menekan hingga sulit bernapas. Tinggal di ruang ber-AC sepanjang hari, tetapi kenapa sekarang seolah ada di Gurun Sahara? Dengan matahari tepat berada di atas kepala, menyinari dengan terik. “Cersey, maafkan aku. Hanya saja, ini terpak—”
9.842.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
GAIRAH LIAR PASANGAN MUDA

GAIRAH LIAR PASANGAN MUDA

Semua duduk melingkar, mata tertutup, hanya suara angin sawah dan burung kecil yang terdengar. “Selamat pagi,” kata Wayan dengan suara yang tenang seperti aliran sungai. “Hari ini kita akan bernapas untuk melepaskan. Napas adalah jembatan antara tubuh dan jiwa. Ketika kita bernapas dalam-dalam, kita mengizinkan apa yang terpendam keluar—tanpa paksaan, tanpa penilaian.” Sesi dimulai dengan napas diafragma yaitu napas dalam dari perut, bukan dada.
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Rantai Gen Mekanik

Rantai Gen Mekanik

Berdesir! Berdesir! Berdesir! Dua baris kaki gemuk pendek di perut Cacing Pasir terus bergesekan dengan tanah, menyebabkan merinding di gua yang sunyi. Neo menahan napas dan menghitung langkah Cacing Pasir dalam diam. Satu langkah, dua langkah, tiga langkah...sepuluh langkah, lima belas langkah, dua puluh langkah...tiga puluh!
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Takdir Kedua Istri Sang Kapten

Takdir Kedua Istri Sang Kapten

tanya Aluna lagi. “Kamu membuat Aluna mengalami sesak napas berkali-kali yang rasanya bahkan lebih dari rasa sesak napas biasa. Kamu mendeskripsikan sesak napas terlalu rinci, karena itu yang kamu rasakan selama ini. iya, kan?” Rengganis berkedip pelan, sebelum akhirnya gelak tawa mengudara. Aluna sampai di buat memundurkan wajahnya.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
STATUS WA CALON SUAMIKU

STATUS WA CALON SUAMIKU

Aku menangis terisak dan mengarahkan telapak tangan Rengganis ke pipiku. Lama kelamaan, aku merasa jemari kurusnya bergerak di pipiku. Dan diantara air mata yang menderas, aku melihat mata Rengganis yang terbuka dan memandangku penuh rindu. "Ya Allah, Rengganis! Kamu sadar sayang?!" Next? *Respirator adalah alat yang digunakan untuk meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh. *Dobutamin adalah obat untuk gagal jantung. Biasanya disuntikkan melalui alat yang disebut syrink pump.
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Dia mendesis, lalu menghembuskan napas. “Bernapaslah,” kataku padanya. “Aku bukan musuhmu.” Aku bekerja dengan apa yang kumiliki. Perban pendingin. Kompresi yang cukup ketat untuk menopang, bukan untuk memutus sirkulasi. Salep yang berbau pahit dan hijau. Ini membutuhkan waktu. Aku tidak terburu-buru. Ketika aku selesai, dia menggerakkan kakinya secara eksperimental. Kejutan terlintas di wajahnya.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai cacing bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status