Ahli Waris
Aku harus mendidiknya.
Cinta duduk dengan wajah murung di sudut ruangan dan menatap jendela. Hari kedelapan, adalah waktu tepat malam nanti kami melakukan hubungan intim. Aku sangat berharap jika kali ini berhasil membuatnya mengandung ahli waris. Aku berjalan mendekatinya. Kutarik nafas panjang, dan mulai mencoba berbicara dengannya. Tidak mungkin kita berhubungan intim dan saling diam.
“Cinta, nanti tepat tengah malam, waktunya kita melakukan hubungan intim,” kataku pelan. Bagaimanapun juga aku adalah kepala rumah tangga, dan mengalah adalah sifat yang harus aku lakukan.
인기 회차