Aku Juga Bisa Cantik, Nyonya.
Puspita membatin.
"Iya, Mbak. Nggak pa-pa, saya malah seneng ada yang mengingatkan." Meski bibirnya berkata seperti itu, namun hati Puspita berkata lain. Dia bertekad, setelah ini dia akan merawat dirinya, luar dalam. Lahir batin, dari atas kebawah. Biar cantiknya nggak kaleng-kaleng, dan semua orang yang sudah menghinanya terbungkam karena kecantikannya. Capek dia dihina, direndahkan hanya karena kusam dan dekil. Pak Dana kan kaya raya, minta uang untuk perawatan pasti beliau tidak keberatan. Begitu pikir Puspita.
Hot Chapters