Aku Ingin Kau Jadi Milikku
gumamnya perlahan, “aku tidak pernah lagi menemukan sesuatu yang lebih indah darimu.”
Felisha terbelalak mendengar kalimat itu. Wajahnya seketika memanas, rona merah menjalar ke pipinya. Campuran rasa malu, canggung, dan sedikit kesal membuatnya cepat-cepat berkata, “Aku serius! Menurutmu dia cantik atau tidak?” ulang Felisha, mendesak agar Ace tak lari dari topik.
Ace terkekeh kecil, lalu mengusap rambutnya. “Aku tidak mengerti kenapa tiba-tiba kau menanyakan hal seperti ini?”