Tiga Kakak Tiriku yang Menggoda
Aroma parfum maskulinnya menyeruak lembut — perpaduan antara kopi, sabun, dan sesuatu yang segar.
“Mendekatlah, Sherry,” bisiknya rendah. “Kamu percaya pada kakakmu yang sudah berpengalaman dalam urusan menarik hati wanita ini, kan?”
Suara itu seperti racun lembut yang menelusup lewat udara.
Aku menelan ludah. “A...apa itu?”
Ia menatapku dari jarak begitu dekat hingga aku bisa melihat garis rahangnya yang tajam. “Triknya sederhana,” katanya pelan. “Buat dia merasa cemburu.”