Kesempatan Kedua
Sherly mencontohkan cara menarik nafas pada Agni.
“Kepiting nya habis....” adu Agni dengan segukkan.
“I-iya, sebentar. K-kita telepon Sam dulu ya, Tha. Dia pasti punya solusi. Bentar.”
Sherly mulai mendial nomer Samudera, setelah mendapat anggukan dari Agni.
Namun, setelah beberapa kali mencoba, hanya suara operator yang terdengar. “Ck, sial!” umpat Sherly.