Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Golok Melasa Kepappang

Pendekar Golok Melasa Kepappang

Tara lupa mempersilahkannya masuk jika Candra tak berdehem pelan. "Ehm...!" "Eh...iya...ayo masuk Candra," ajak Tata dengan pipi bersemu merah. "Terimakasih Puan..." Candra perlahan masuk ke dalam ruang tamu. Ruang itu tidak terlalu luas. Namun tampak jika si empu rumah adalah orang yang suka kebersihan dan apik. Itu bisa dilihat dari mengkilatnya lantai kayu rumah dan dinding-dindingnya. Begitu juga dengan perabotan yang ada. Semua tertata dengan rapi dan elok dipandang.
1019.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 536 kali sebagai cat ruang tamu
Baca
+Pustaka
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Citra nampak begitu anggun berdiri di samping Ronald sembari sesekali merapikan rambutnya yang tertiup angin kota. Ronald segera membuka pintu utama dan mempersilakan mereka semua masuk. Di dalam, bau cat baru masih tercium samar, lantainya yang menggunakan granit putih mengkilap memantulkan cahaya matahari dari jendela besar di ruang tamu. Rumah itu memiliki dua kamar tidur yang cukup luas, satu kamar mandi modern, dan sebuah area dapur terbuka di bagian belakang.
1062.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai cat ruang tamu
Baca
+Pustaka
C E O Dingin itu Mantan - Ku

C E O Dingin itu Mantan - Ku

ucap Utomo pada wanita yang membukakan pintu gerbang. “Ya silakan masuk,” pinta wanita muda itu dan Utomo pun mengekor di belakanginya. “Duduk dulu.., Miss Jill lagi berenang,” ujarnya meninggalkan Utomo yang terkesima dengan interior dari ruang tamu yang berisi kursi dari rotan berwarna putih dengan spons tempat duduk berwarna hitam.
9.526.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 995 kali sebagai cat ruang tamu
Baca
+Pustaka
Batas kesabaran seorang istri!

Batas kesabaran seorang istri!

Bagian ruang tamu yang minim perabotan hingga membuat ruangan 4x6 meter itu tampak begitu lapang. Mbak Rini masuk ke dalam kamar. Ia memanggil Mas Radit. Lelaki tinggi hitam manis dengan rambut keriting itu keluar kamar dengan wajah yang sedikit kusut, sepertinya Masku itu baru bangun tidur.
1075.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai cat ruang tamu
Baca
+Pustaka
Love by Choice

Love by Choice

Gia tertarik dengan semua yang Restu miliki. Ruang tamu ini tidak terlalu banyak barang. Hanya sebuah sofa hitam panjang yang mampu menampung tiga orang dewasa diletakkan menghadap ke barat, sedangkan satu sofa yang lebih kecil diletakkan menghadap ke selatan membelakangi pintu masuk. Di tengah-tangah terdapat sebuah meja kayu berbentuk persegi panjang yang tidak terlalu besar. Rak kayu berisi aneka hiasan dari keramik dan beberapa foto menjadi pembatas antara ruang tamu dan ruang keluarga.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai cat ruang tamu
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

​Ting. ​Pintu lift terbuka langsung ke sebuah ruang tamu yang luas dan minimalis. Aroma diffuser kayu cendana, wangi yang sama dengan ruang kerja Rian di kampus langsung menyambutnya. Musik jazz instrumental mengalun pelan dari speaker yang tidak terlihat.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai cat ruang tamu
Baca
+Pustaka
Mendadak Dinikahi Direktur Syar'i

Mendadak Dinikahi Direktur Syar'i

Ilham meraih gagang pintu dan menariknya hingga pintu terbuka sepenuhnya. Pemandangan area ndalem yang familiar pun menyambut dengan pesona yang menenangkan. Ruang tamu yang tampak tradisional tertata rapi, lengkap dengan karpet-karpet bersih yang tergelar dengan baik di lantai yang mengilap. Di sudut sana, terdapat rak kitab tua yang terbuat dari kayu. Tertata rapi dan seluruh bagiannya sudah penuh, memancarkan aroma kertas kuning yang begitu khas.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai cat ruang tamu
Baca
+Pustaka
Hukuman Cinta Darinya

Hukuman Cinta Darinya

Dia merasa sedikit tidak nyaman pada kenyataan bahwa dia masih memegang tangannya, tetapi tidak memiliki kekuatan untuk menarik diri dari cengkramannya. Mereka tiba di sebuah ruangan pribadi di mana selusin tamu sudah menunggu. Ruangan itu luas dengan sekitar seratus lima puluh meter persegi, dilengkapi dengan meja bar, lemari anggur, area lounge dan kamar mandi, apa pun yang dapat diminta para tamu. Ada pria dan wanita yang duduk di kursi santai mengobrol satu sama lain. Hampir setiap pria memiliki seorang wanita yang duduk di sebelah mereka dan ketika para pria sedang berdiskusi, para wanita tampaknya semua terdiam saat mereka duduk dengan tenang di samping pasangan mereka. Para wanita kad
9.32.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68.4K kali sebagai cat ruang tamu
Tampilkan Ulasan (480)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Linda Malinda
ceritanya lumayan bagus, cuma sering kesel sama fl nya, sering menciptakan masalah untuk dirinya sendiri, yg seharusnya gak perlu, dan kadang terlalu naif, tetap percaya dengan omongan orang yg jahat sama dia
Baca Semua Ulasan
Dilangkahi Adik

Dilangkahi Adik

Resti terkekeh geli saat berhasil membuatku malu dengan panggilan yang jauh dari kata pantas untuk disematkan padaku. "Duduk, Res." Darren yang menyusul langkahku tak lama kemudian, mempersilakan dengan sopan tamu yang datang malam ini. Resti yang sedari tadi tak berhenti mengukir senyum saat bertatap mata denganku, mengangguk pelan sesaat sebelum mengambil posisi duduk di kursi mewah berwarna gold leaf kombinasi silver dan duco putih di ruang tamu berukuran super luas ini.
1053.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai cat ruang tamu
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat

Terjerat Hasrat

"Kamu mau liat-liat ruangan lainnya gak?" "Boleh, Pak." Arya lalu mengajak Cecil ke ruang tamu. Di sana sudah ada seperangkat kursi tamu yang cukup mewah dan empuk. Ruang tamu itu cukup besar ukurannya dengan pintu dua daun di bagian depan yang diapit dua jendela kaca panjang. Setelah menjelaskan konsep desainnya, Arya mengajak Cecil masuk lagi ke ruang tengah lalu berjalan menuju ruang makan.
9.2226.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.2K kali sebagai cat ruang tamu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status