KALI KEDUA
“Ya. Saya juga senang berkenalan denganmu, Bu Byanca. Saya sudah membaca dokumen Ken. Saya sangat kagum dengan keberanian Ken yang ingin bersekolah di sini. Bolehkah saya bertanya sesuatu?”
Byanca tanpa ragu mengangguk. “Silahkan!”
“Apakah Ken sudah lancar berbahasa Korea?” tanya Bu Shim dengan keraguan.
Byanca paham. Itu memang benteng utama yang harus dibangun Ken guna memudahkannya dalam menerima pelajaran nantinya. “Oh, maafkan saya, Bu guru Shim. Ken belum terlalu lancar berbahasa Korea.”
Bu Shim dengan segera mengatakan. “Ah tidak apa. Saya kebetulan bisa berbahasa Indonesia. Itu tidak akan sulit bukan?”
ตอนยอดนิยม