Sang Penakluk Wanita
“Sehan dulunya juga merupakan konglemerat seperti Tante, walaupun hartanya juga masih banyakan Tante sih, tapi—”
“Tapi apa?” Tante Nadia langsung menyela ucapan Sehan saking penasaran dengan kisah hidup kelam yang pernah dirasakan oleh pria tampan pemuas nafsu tante Nadia.
“Ayahku menikah lagi, dan wanita baru yang ayah bawa ke rumah ternyata dari sejak awal sudah mengincar semua harta yang dimiliki ayah. Untung saja saat itu wanita gila itu masih menyisakan kami uang untuk bertahan hidup. Mungkin hanya uang kasihan saja, sebab semua harta yang dimiliki oleh ayah sudah jatuh semua ke tangan dia,” ujar Sehan, ia menjelaskan semua pengalaman hidupnya dengan sangat santai dan juga tenang membua