Poison Princess
“Aku tadi membaca sebuah buku cerita. Dalam buku itu, sang tokoh utama dibenci oleh semua orang, sama sepertiku. Dia berusaha tegar untuk menutupi kesedihannya, tetapi ketika ia mencapai batasnya, ia mulai menyerah. Satu-satunya orang yang menyayanginya, bibinya, sedih karena si tokoh utama kehilangan rasa percaya dirinya.
“Dan ketika sang tokoh utama pergi untuk selamanya, bibinya yang selalu mencintainya hanya bisa menangis dan melepaskan sang tokoh utama, pergi dari dunia fana.” Lacia tersenyum lagi, “Cerita yang indah dengan akhir bahagia yang tak seindah orang duga. Jika aku juga bernasib demikian, maka aku ingin kau melepaskanku juga.”