Cinta yang Terkubur
“Kamu seperti seberkas cahaya hangat yang menerangi jalanku. Aku bersedia bersamamu melewati setiap musim, melihat seluruh pemandangan di dunia. Baik di tengah kebisingan kota yang ramai, maupun dalam ketenangan desa yang damai. Asalkan ada kamu di sisiku, itulah momen paling bahagiaku. Aku berjanji akan menggunakan seumur hidupku untuk mencintaimu, menjagamu, dan menjadikanmu orang paling bahagia."
Setelah Marsel menyelesaikan kalimatnya, dia tidak bisa lagi menahan emosinya yang meluap. Air mata menetes deras dari matanya.
Frida mengulurkan satu tangannya untuk menggenggam erat tangan pria itu, sementara tangan lainnya dengan lembut menyeka air mata di sudut matanya.
"Aku bersedia bersamam