Yang Terpilih
Rahang tipisnya bergerak-gerak, begitu juga pelipisnya yang tertutup rambut berwarna perak.
Aku menoleh ke kanan saat mobil kami memasuki daerah Kebunan. Kata Eppa’ di sana ada areal kuburan Cina.
“Je’ bilu’ tangkar, malang serat. Jakarta tempat asing, hidup selaras dalam masyarakat. Beradaptasi, agar Oca ndak dianggap merepotkan.”
Itu kalimat pertama Eppa saat kami memasuki Pamolokan, Sumenep. Sebentar lagi kami akan sampai di pool bus.