Istri Abangku
jawab Bu Miranti dengan raut wajah penuh kelegaan.
"Iya, Ma. Ternyata obat Ica hanya seorang Kamal," timpal Parni yang ikut tersenyum.
Kembali pada dua anak manusia yang masih asik melakukan video call.
"Mal, lu ngomong apaan aja? Permintaan gue belum lu jawab."
"Permintaan apa, Ca?"
"Jemput gue."
"Lu kirain, lu lagi kuliah jadi gue jemput yang pake motor bisa nyampe. Lu di Jerman, Ca. Jauh, jaraknya ribuan kilometer. Gue mau jemput pake apa?"