A DEAL WITH COLD PROFESSOR
Aku meletakkan pulpen di atas buku catatanku, mencoba fokus walau pikiranku masih penuh oleh bayangan yang tidak seharusnya.
Pak Aris mengajar English for Tourism, salah satu mata kuliah yang katanya paling menantang tapi juga paling menyenangkan. Seperti biasa, Pak Aris menjelaskan panjang lebar tentang bagaimana menghadapi turis asing di lapangan—mulai dari cara membuka percakapan, memilih kosakata yang tepat, sampai sikap tubuh yang bisa membuat orang merasa nyaman.
“Remember, confidence is the key,” katanya sambil menatap kami satu per satu. “Bahasa kalian mungkin belum sempurna, tapi kalau kalian percaya diri, turis akan lebih respect dan nyaman diajak bicara.”
Hot Chapters