Duda Tetangga
Merasa tak mendapat penolakan dan Ica tak menunjukkan gejala Cataplexy, Fariz semakin bersemangat.
Direbahkannya tubuh Ica, bersamaan dengan tubuhnya yang menindih di atasnya. Ica menutup matanya, sudah tidak kuat menatap wajah Om Duda yang semakin terlihat tampan. Reaksi Ica membuat Fariz sedikit ragu, sungguh, Ica terlihat begitu menggoda.
_Mungkin sedikit kecupan tidak mengapa, toh, aku adalah suaminya. Jadi ini bukan mengambil kesempatan dalam kesempitan,_ pikir Fariz meyakinkan tindakannya adalah benar.