Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

“Baik, Nanzu!” *******************************************************************
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai jericho nanatsu no taizai
Baca
+Pustaka
Seuntai Janji

Seuntai Janji

celetuk Hadrian sambil menunjuk jetski. Arya mengajak semua orang berdiri dan membentuk barisan rapi sesuai tinggi badan. Para pengawal dan anak-anak turut bergabung sambil berjongkok di pasir depan kumpulan tersebut. "Terima kasih yang tidak terhingga untuk seluruh pembaca cerita Sruntai Janji ini, dari part pertama hingga terakhir," cetus Arya. "Mohon maaf bila ada typo atau salah-salah kata. Author tidak bermaksud demikian. Beliau hanya belum sempat mengeditnya. Tapi nanti akan dikerjakan sedikit demi sedikit," balas Dahayu.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai jericho nanatsu no taizai
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Taipan

Jerat Cinta Sang Taipan

Seorang pria baru saja turun dari pesawat pribadi. Tegap, berwibawa, dan memancarkan aura yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Setelan jas biru tuanya tampak mewah, membungkus tubuh proporsionalnya yang tinggi. Rambut hitam legam, alis tegas, dan rahang kokoh. Satu kata: mematikan. Lucas Alexander.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai jericho nanatsu no taizai
Baca
+Pustaka
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

"Luna! Ke sini sebentar!" Aku dipanggil oleh suara dingin yang sangat khas. "Bu Jessy?" Yang berbicara adalah Jessy Ether, putri pemilik perusahaan. Dia memang menjabat sebagai asisten CEO, tetapi lebih sering terlihat berpesta dan bersenang-senang daripada datang ke kantor. Namun, akhir-akhir ini, dia hampir setiap hari muncul di perusahaan. Itu karena aku bisa melihat dengan jelas, Jessy menyukai Ben.
17.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 536 kali sebagai jericho nanatsu no taizai
Baca
+Pustaka
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

sejauh tiga kilometer menuju rumah perguruannya dalam keadaan busur panah musuh terhunus di punggungnya. Bagi kesembilan saudara seperguruannya, “kakak” Takuya adalah “The Real of Bushido”. Sulit orang membunuh dirinya, rupanya dia sendiri yang mampu melakukannya. Menurut Shitaro pula, memang Takuya tak secepat Hide, gerakan pedangnya tak setajam Kazumi, dan intuisinya tak sedalam Sakurako. Namun, jika diurutkan berdasarkan kemampuan secara keseluruhan, kemampuan berpedang Takuya ada di posisi kedua dari kesepuluh murid Shitaro. Nomor satu tentu saja Hideyoshi. Nomor tiga adalah Sakurako yang dikalahkan Hide. Nomor empat adalah Kazumi. Nomor lima adalah Makoto yang merupakan kembarannya Jin
107.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai jericho nanatsu no taizai
Baca
+Pustaka
VALYZARYON Pedang Naga Hitam

VALYZARYON Pedang Naga Hitam

Kemudian menyilangkan jari telunjuk dengan jari tengahnya. Ia memejamkan mata seraya berkata, “Bangkitlah wahai energi purba. Aku Rakael Atala Raharja dengan tubuh Yuzi Takahiro memanggilmu. Menyatulah bersamaku. Menyebarlah di dalam inti tulang dan juga darahku.” Seketika tubuh Yuzi menyala merah api. Jubahnya mengepak sempurna. Semburat merah yang menghiasi jubah itu menyala. Mata naga milik Yuzi juga semakin bersinar.
10871 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai jericho nanatsu no taizai
Baca
+Pustaka
Penguasa Sebenarnya

Penguasa Sebenarnya

tanya Azriel dengan sebuah senyuman lebar di bibirnya. Benar, pengguna jubah hitam itu adalah Natsume. Sejak pertama kali Azriel jatuh tadi, Azriel sudah mengetahui bahwa pengguna jubah itu adalah Natsume. Makanya Azriel berani melanjutkan pertarungannya. Azriel ingin menunjukkan kepada Natsume bahwa ia bukanlah orang yang akan menyerah begitu saja.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai jericho nanatsu no taizai
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Ia melihat Batari—atau Lenka—yang sedang menikmati hal sesederhana ayam goreng. Di luar, badai Jakarta mulai mengguyur kota, seolah alam pun sedang bersiap menyambut banjir darah yang akan segera ditumpahkan oleh Batari Amara Wijaya. "Lenka," ucap Batari dalam hati, "aku janji. Kita nggak cuma akan menghancurkan Wijaya. Aku akan menyeret preman-preman itu ke hadapanmu. Mereka nggak akan pernah melihat matahari lagi setelah aku selesai."
10446 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai jericho nanatsu no taizai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status