Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Sejati Tanpa Jalan Pulang

Cinta Sejati Tanpa Jalan Pulang

Pada hari penandatanganan kontrak bernilai fantastis, aku mendadak terserang flu berat yang memicu muntah dan diare hebat. Aku bahkan tidak sengaja menyemburkan muntahan tepat ke wajah pihak mitra. Mereka pun marah besar, membatalkan kontrak saat itu juga, dan menyebabkan perusahaan merugi hingga ratusan miliar. Kekasihku, yang juga menjabat sebagai CEO, meledak dalam amarah. Dia langsung menurunkan jabatanku, dari wakil direktur menjadi staf pemasaran biasa. Tidak hanya itu, dia memangkas waktu tidurku hingga hanya tiga jam sehari. Sisa waktuku harus dihabiskan untuk bekerja bagai budak demi menghasilkan uang, sampai seluruh kerugian perusahaan lunas. Digerogoti rasa bersalah, aku bekerja keras setiap hari, memburu berbagai proyek demi mendatangkan keuntungan. Namun, saat utang itu hampir lunas dan aku dengan penuh sukacita hendak melaporkan perkembangannya, aku malah tidak sengaja mendengar percakapan antara kekasihku dan asisten wanitanya. "Pak Tomas, dulu Frida cuma memotong bonus kinerja saya 2 ribu, tapi Anda tega diam-diam memasukkan pencahar ke dalam minumnya. Akibatnya, dia mempermalukan diri di depan mitra bisnis. Setelah itu, Anda memfitnahnya sebagai penyebab perusahaan kehilangan kontrak raksasa, lalu memaksanya mati-matian melunasi utang itu. Bukannya Anda terlalu kejam kepadanya?" "Sekarang utangnya sudah hampir lunas, lepaskan saja dia. Gimanapun, Anda tulus mencintainya. Kalau Frida sampai terdesak dan meninggalkan Anda, bagaimana? Jangan sampai hubungan kalian hancur karena saya ...." Kekasihku memotong ucapan Lidia Dandu, "Nggak bisa! Kamu adalah penyelamat nyawaku. Dulu aku kecelakaan sampai pendarahan hebat. Kalau kamu nggak mendonorkan darahmu waktu itu, mana mungkin aku bisa hidup sampai sekarang?" "Walaupun Frida adalah satu-satunya wanita yang kucintai, dia sudah berani memotong bonus kinerjamu. Ini hukuman yang pantas untuknya! Sekali kukatakan 200 miliar, tetap 200 miliar, nggak boleh kurang sepeser pun! Lagi pula, kemampuannya hebat. Paling lama satu bulan lagi, dia pasti bisa melunasinya. Kalau saat itu tiba, aku akan menebus kesalahanku dan menikahinya." Namun, dia tidak tahu bahwa aku tidak punya waktu satu bulan lagi. Selama beberapa tahun ini, demi melunasi apa yang dia sebut sebagai "kerugian", fisikku terkuras habis hingga aku menderita kanker lambung. Sisa hidupku tinggal satu minggu lagi. Terlebih lagi, dia tidak pernah tahu bahwa orang yang mendonorkan darah saat dia kecelakaan bertahun-tahun lalu adalah aku.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai contoh plot
Baca
+Pustaka
Dok! Oh Dokter!

Dok! Oh Dokter!

"Dok, apakah sudah selesai periksa? Aku nggak tahan lagi." Aku terbaring di ranjang medis UKS, pandanganku sepenuhnya terhalang oleh tirai. Alat pemeriksaan itu masuk semakin dalam, aku mencoba menahannya, tetapi tetap saja berteriak, "Jangan!" Dokter itu tetap mengoperasikan mesin dan mengangkat kakiku lebih tinggi tanpa berkata.
331.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.6K kali sebagai contoh plot
Baca
+Pustaka
Anakku Jadi Saksi Perselingkuhan Suamiku sama Sahabatku

Anakku Jadi Saksi Perselingkuhan Suamiku sama Sahabatku

Di malam perayaan pernikahanku yang kelima dengan Lionel, dia meniduri sahabatku, Regina, di ranjang kami. Terdengar suara anak-anak melalui kamera. "Tante Regina, aku akan menjaga pintu. Aku nggak akan membiarkan ibuku masuk!" Regina menghadiahi Lionel sebuah ciuman. "Putramu pintar. Kamu nggak pertimbangkan untuk punya anak lagi dengan Ivana?" Lionel menutupi wajahnya dengan bantal. Dia berkata, "Aku mual melihat bekas luka di perutnya."
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai contoh plot
Baca
+Pustaka
Rahasia di Balik Cincin Besar Itu

Rahasia di Balik Cincin Besar Itu

Pada tanggal 11 November, asisten polos dan lugu tunanganku menjual berlian satu karat seharga satu sen. Dalam waktu singkat 20 menit, perusahaan merugi 400 miliar. Aku gemetar karena marah, sementara Arvino memelukku dan menenangkanku, "Jangan khawatir, serahkan hal ini padaku." Namun, malam itu, Lunaria Sasmaya mengunggah di IG Story tangkapan layar transfer sebesar 3 miliar dan menuliskan keterangan: [Hari ini aku melakukan kesalahan besar, tapi bos malah menghiburku. Dia juga berpesan supaya aku tidak marah pada harimau betina dan harus patuh ya.] Aku berkomentar di bawahnya: [Semoga langgeng.] Lunaria langsung menghapus postingan itu. Tiba-tiba Arvino Satya menerobos masuk dan menamparku dengan keras. "Dengan niat apa kamu menyukai postingan Lunaria? Dia sekarang sampai malu dan mencoba bunuh diri!" "Cuma rugi 400 miliar saja, perlu kamu desak dia sampai tak bisa hidup lagi?" Arvino berbicara dengan nada penuh pembenaran, seolah berada di pihak yang benar dan tanpa rasa takut. Namun, kemudian saat bahkan uang 40 ribu untuk makan pun tak mampu dia keluarkan, kenapa dia malah menangis?
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai contoh plot
Baca
+Pustaka
Kesalahpahaman yang Berujung Kehilangan Anakku

Kesalahpahaman yang Berujung Kehilangan Anakku

Aku dan suamiku akhirnya dikaruniai anak pertama di tahun ketujuh pernikahan kami. Suamiku curiga bahwa bayi yang ada di dalam perutku bukanlah anaknya. Aku sangat marah sehingga aku melakukan tes DNA. Sebelum hasilnya keluar, suamiku muncul di depan pintu rumah orang tuaku. Dia sedang memegang sebuah foto. Foto itu menunjukkan pakaian dalamku yang entah kenapa bisa muncul di rumah temannya. "Dasar jalang, beraninya kamu mengkhianatiku dan memintaku untuk membesarkan anak orang lain. Mati saja sana!" Dia menggunakan cambuk untuk mencambuk ibuku yang berusaha melindungiku. Ibuku sampai pingsan, tetapi dia tetap memukulku sampai aku mengalami keguguran. Setelah hasil tesnya keluar, dia baru mengetahui kebenarannya. Dia pun berlutut dan memohon agar anak yang sudah dia hilangkan itu bisa kembali.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai contoh plot
Baca
+Pustaka
Saat Aku Mati, Pacarku Sibuk Menolong Wanita Lain

Saat Aku Mati, Pacarku Sibuk Menolong Wanita Lain

Hujan deras datang tanpa henti, banjir mulai menggenangi parkiran bawah tanah, dan aku segera menghubungi pacarku. "Tolong aku … Wibi, aku terjebak di parkiran! Pintu darurat terkunci!” Suara Wibi di telepon terdengar kesal, "Yuni, cukup sudah! Kucing Maya naik ke pohon dan nggak bisa turun. Kami sedang sibuk sekarang!" Dia menutup telepon tanpa peduli permohonanku, membawa tim penyelamat terdekat untuk menyelamatkan seekor kucing, dan meninggalkanku tanpa jalan keluar.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai contoh plot
Baca
+Pustaka
Perjalanan Menuju Cinta Sejati

Perjalanan Menuju Cinta Sejati

Selama tujuh tahun aku menjalin hubungan tanpa status dengan Handi Wenas, dan dia juga tidak pernah berpikir untuk menikahiku. Kini, dia memutuskan untuk menikahi putri keluarga konglomerat Barata. Hanya ada satu syarat dari mereka, yaitu agar Handi melepaskan untaian gelang manik-manik cendana yang selalu dipakainya. Handi hanya terdiam tanpa ekspresi dan berkata dengan tenang, "Itu cuma benda biasa, aku juga sudah bosan memakainya." Lalu dengan santai dia melemparkannya dari balkon ke loteng di sebelah. Kebetulan, loteng itu terbakar, dan tidak ada yang menyangka aku akan nekat masuk untuk mengambil gelang manik-manik cendana itu. Kemudian, seorang netizen mengungkapkan bahwa gelang manik-manik cendana itu aku dapatkan dengan berlutut di Candi Dharma pada saat hujan deras.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai contoh plot
Baca
+Pustaka
Bermula Dari Casing Berminyak

Bermula Dari Casing Berminyak

Casing ponselku selalu terasa berminyak. Aku mengeluh pada sahabatku, tapi dia malah bilang itu terbuat dari kulit manusia. Malamnya, aku merasa ada orang yang sedang menguliti wajahku. "Kalau nggak suka kulitku, pakai kulitmu sendiri saja."
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai contoh plot
Baca
+Pustaka
Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sejak istriku memesan sofa baru yang lebih panjang dan lebih lebar itu, dia setiap malam selalu tidur di ruang tamu. Setiap kali aku ingin mengajaknya ke kamar untuk berhubungan suami istri, dia selalu memakai alasan lelah untuk mengusirku pergi. Kadang-kadang dia bahkan mengunci pintu kamar, sementara dari ruang tamu selalu terdengar suara-suara tertahan. Sampai keesokan paginya, baru dia membukakan pintu untukku. Aku benar-benar sudah tidak tahan lagi. Pada hari dia melahirkan, ketika dia baru keluar dari ruang bersalin dan bahkan belum turun dari ranjang rumah sakit, aku bukan hanya menolak menggendong anak itu, tetapi juga langsung mengajukan cerai padanya. Dengan mata memerah, dia bertanya kepadaku, "Cuma karena aku tidur di sofa setiap malam, kamu sampai mau menceraikan istrimu yang baru saja melahirkan anak untukmu?" Tanpa ragu sedikit pun, aku menjawab, "Ya!"
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai contoh plot
Baca
+Pustaka
Ketagihan Menjadi Penguntit

Ketagihan Menjadi Penguntit

Diawasi oleh pria asing saat sedang naik kendaraan umum, selangkah demi selangkah memasuki perangkap ....
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai contoh plot
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
910111213
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status