Palung Cinta Mafia
Jika hatimu tak lekas cerah
Pejamkanlah matamu dan tidurlah
Bawa dirimu terbang dan melayang
Dalam indah dunia mimpi
Jika hatimu t’lah riang
Buka matamu dan bangkitlah dari mimpimu
Karena ada orang-orang yang menantimu”
Selesai membacakan puisi kehidupan itu, Kalvi menatap dengan lembut wajah Migy. Dalam hatinya, baru kali ini ia merasakan benar-benar mencintai seorang wanita. Walau telah banyak menjalani hubungan, tapi tak sekalipun hatinya berdesir hanya untuk satu wanita.
Migy merasa terharu mendengar puisi kehidupan yang dibacakan oleh kalvi. Ia tak menyangka jika si mesum itu bisa berseni, yang ia pikirkan, Kalvi hanya bisa mempermainkan perasaan wanita saja.
Hot Chapters