Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Manis Masa Sekolah

Cinta Manis Masa Sekolah

Gak terasa pertemuan itu sekarang hanya menyisakan momen perpisahan. Aku banyak belajar dari mereka, aku banyak mendapat pengalaman yang mengesankan, yang belum pernah aku dapatkan selama aku duduk di bangku SMP. Tentu saja, pusat dari segala usia adalah saat - saat remaja. Saat masa putih abu - abu. Masa peralihan di antara anak - anak menuju dewasa. Masa yang akan dialami sekali seumur hidup dengan berbagai kisah unik yang mendewasakan.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
Gadis Kecil Sang Penyelamat

Gadis Kecil Sang Penyelamat

Di sebuah apartemen sederhana di lantai delapan, cahaya hangat dari sebuah lampu baca menerangi kamar kecil berisi rak buku lusuh, boneka usang, dan seorang gadis kecil yang tengah menulis di buku hariannya. Namanya Alina. Rambutnya yang berwarna pirang kecoklatan dikepang dua, wajahnya cantik, bersih dan polos, tapi ada sesuatu di matanya kedalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Malam itu, ia menulis tentang seorang anak laki-laki di sekolahnya yang kakinya terkilir saat bermain bola. Alina saat itu duduk di sebelahnya, menyentuh lutut anak itu dengan ragu-ragu, dan entah bagaimana, rasa sakit anak itu mereda. Ia tersenyum dan berdiri, seolah tak pernah jatuh.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
CEO ITU AYAH ANAKKU

CEO ITU AYAH ANAKKU

Dan cita-cita yang harus dicapai nya. Nayara yang memang senang menulis sedari masih kecil. Tidak ada kesulitan sama sekali mencurahkan segala perasaannya, di layar laptop. Tidak puas sampai disitu. Nayara juga membaca dengan kencang dan sangat menghayati puisi yang sudah dia buat. Suaranya indah, lembut,terkadang penuh penekanan dan penuh makna. Bahkan sesekali terdengar isak tangis yang tertahan.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 41 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Tiga puluh menit Dyra menghabiskan waktu untuk membaca. Setelahnya ia tergiur untuk membuat puisi. Entah kenapa tiba-tiba ingin menggoreskan sedikit perasaan hatinya melalui aksara. Bukan dalam bentuk cerita atau novel tetapi puisi sederhana yang mewakili isi hati. Tentang cerita, ia sudah lebih baik memahami tanda baca. Persis seperti memahami hati seorang Alsaki Mahendra. Keadaan sekitar bahkan terlupa karena asyik dengan dunianya sendiri. Hingga tanpa sadar waktu berlalu begitu cepat, tetapi wanita yang tengah menikmati masa bebas itu masih acuh pada keadaan sekitar. Bahkan suara Cantika yang terdengar cempreng pun tidak menarik perhatiannya kali
108.8K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
Bertemu di Perancis

Bertemu di Perancis

Puisi ini Ten wiersz jest Garis surya di dinding Żyłką słoneczną na ścianie Seperti semua fotografi musim semi Jak fotografia wszystkich wiosen Aku akan membawakanmu beberapa nyanyian hujan Kantyczki deszczu wam przyniosę Nada musik pudar di lonceng langit Wyblakłe nutki w nieba dzwon Seperti menghirup angin muda Jak młodym wiatrem oddychanie
105.2K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

"Terkenal bukan berarti bagus, Nona Kecil. Itu hanya berarti sainganmu sedang tidur." Aku meraih kuas tulis, mencelupkannya ke dalam tinta hitam pekat, dan membentangkan selembar kertas kosong dengan gerakan dramatis. "Oke, perhatikan baik-baik. Biarkan aku menuliskan sesuatu yang akan membuka mata kalian, agar kalian tahu apa artinya menulis puisi yang memiliki jiwa." Aku mulai menggoreskan huruf demi huruf dengan sapuan yang tegas dan elegan. Sori dan Nauli membungkuk, mencoba mengintip apa yang sedang kutulis.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
Kebohongan Sahabat Masa Kecilku

Kebohongan Sahabat Masa Kecilku

Wajah tampannya pucat dan menyedihkan, dia meraih tanganku dengan putus asa. "Aurel, aku nggak berani pergi sendirian ke lingkungan yang asing." Aku dan Lorenzo bisa dibilang teman masa kecil. Sejak TK kami berangkat dan pulang sekolah bersama, dan itu tak pernah berubah selama belasan tahun. Belum lagi aku diam-diam juga menyukainya. Jadi karena terbawa perasaan, aku menjanjikan, "Jangan takut, kamu ke mana pun, akan kutemani."
15.6K viewsCompletedAdded to Library 592 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Sudah hampir sepuluh menit. Emma bahkan tidak meliriknya sekali pun. Dan anehnya, itu sangat mengganggu. “Puisi,” lanjut Pak Mahesa sambil berjalan perlahan di depan kelas, “adalah cara manusia menyembunyikan luka tanpa benar-benar menutupinya.” Sunyi. Semua seperti terhipnotis pada suara Pak Mahesa yang berat dan dalam. “Hari ini, kalian akan menulis puisi bebas.”
103.6K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Waktu seperti benda berat yang disandarkan ke bahu, memaksa punggung menunduk. Aku membuka Jalan Samping. Kucari dari bawah, kubilang pelan-pelan agar tidak salah hitung. Kalimat ke dua belas: “Lewat rel kecil menuju kios semen, lalu belok sebelum pohon trembesi.” Tiga kata pertama: Lewat rel kecil. Alamat. Bukan puisi.
788 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Ahem, Bibi tidak akan menyanyikan sisa lagu ini jadi aku akan menyanyikan lagu yang lain untukmu! Harta Karun Kecil sangat kooperatif dan menganggukkan kepalanya tanda setuju. Ning Xi mencari-cari lagu yang paling aman dan paling tepat untuk anak-anak: "Di sebuah kolam yang bahagia, ada seekor katak kecil. Ia melompat dan menari seperti seorang pangeran yang telah menguasai tubuhnya. Dengan tatapannya yang tampan, tidak ada katak lain yang lebih cantik darinya. Kemudian suatu hari, ia dibangunkan oleh seorang putri. Aku percaya pada keajaiban, aku percaya suatu hari aku akan menjadi pasanganmu lalalalala…"
101.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as puisi masa kecil
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status