SELIR HATI
Bukan curiga, lebih seperti peringatan untuk tetap di tempatnya.
Setelah pertemuan selesai, Gita berjalan pelan keluar aula. Suara langkah Dias yang berbalik sempat membuatnya berhenti sebentar.
Dias memanggil, “ Selir Gita.”
Gita segera menunduk. “Ya, Permaisuri?”
Dias mendekat dua langkah. “Aku tahu kau tak bersalah, tapi di istana, diam pun bisa disalahartikan. Hati-hati dengan sikapmu.”
Hot Chapters