Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

“Dengan diam.” Rhea menutup mata. Ia tahu maksudnya bukan diam dalam arti tanpa suara, tapi diam dalam makna tertinggi: menyatu, tanpa gangguan pikiran dan ego. Ia menarik napas panjang, melepaskan segalanya — ambisi, rasa takut, bahkan identitasnya sendiri. Dan di detik itu, dunia di sekitarnya berhenti bergetar.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 28 Times as memilih diam
Read
+Library
Kontrak Cinta Sang CEO

Kontrak Cinta Sang CEO

“Aku… belum terbiasa. Setelah semua yang terjadi, aku takut salah ngomong lagi.” “Jadi kamu milih diam?” “Iya. Salah satu caraku minta maaf adalah nggak bikin masalah baru.” Ayla terdiam. Ia menatap cangkirnya, lalu berkata pelan, “Masalahnya, Nay, diam itu juga bisa nyakitin.” Siang itu, Ayla pergi ke studionya. Ia memandangi dinding yang penuh kanvas setengah jadi, warna-warna lembut yang berhenti di tengah sapuan.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 27 Times as memilih diam
Read
+Library
Antara Tahta dan Cinta Ayah Mertua

Antara Tahta dan Cinta Ayah Mertua

Tangannya bergetar tampak begitu sulit hanya untuk mengepal tangan saja. Diam adalah senjata yang paling ampuh kala semua suara juga pendapatnya tidak pernah didengarkan. Diam adalah emas bagi Amira, meski diam itu sebenarnya yang paling menyakitkan. Dengan diam tanpa berkata apa pun, mungkin akan membuatnya sedikit lebih memadamkan api yang menyala. Amira yakin sekali, jika dia mulai berbicara, maka api yang dinyalakan tadi akan semakin besar dan membakarnya hingga hangus tak bersisa.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as memilih diam
Read
+Library
Tukar Posisi agar Suamiku Mengerti Kalau....

Tukar Posisi agar Suamiku Mengerti Kalau....

“Dek, ya Allah...” Mas Erlangga mengikutiku dan ikut duduk di atas karpet sambil terus menatap wajahku yang dipasang ekspresi sedatar mungkin. Dia paling paham kalau diamku itu amarah sebenarnya. Karena jika hati ini sudah terlalu kesal, aku selalu memilih diam. Sebab diam itu emas, kaya yang di atas tugu Monas. Tok! Tok! Tok!
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 618 Times as memilih diam
Read
+Library
Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Tidak semua orang menyadari saat mereka akhirnya memilih pihak. Sebagian melakukannya dengan penuh kesadaran, berdiri tegak di satu sisi garis dan siap menanggung setiap peluru yang datang. Namun, lebih banyak orang yang memilih melalui keheningan, melalui keputusan-keputusan kecil yang terasa aman di saat itu—menunda membalas pesan, menghindari kontak mata di lorong, atau mengubah nada bicara menjadi terlalu formal.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as memilih diam
Read
+Library
Dead&Queen

Dead&Queen

“Kalau dia punya masalah, dia telepon. Kalau dia terhalang sesuatu, dia kabari. Tapi dia diam. Itu artinya apa?” Alma menggigit bibir kuat-kuat. “Bapak nggak ngerti dia…” “Justru Bapak mengerti.” Nadanya seperti pintu kayu yang ditutup keras. “Di dunia Bapak, laki-laki yang diam berarti tidak siap. Atau tidak sungguh-sungguh.” Ibunya langsung menyela lembut, “Pak, jangan membuat dia tambah takut…”
1.3K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as memilih diam
Read
+Library
SELIR HATI

SELIR HATI

“Kau memang selalu begitu. Tenang, sabar, dan lembut. Tapi tahu tidak, Gita? Justru itu yang membuatku kesal. Dunia ini tidak selalu bisa dihadapi dengan hanya diam.” Gita menatap Dias. “Kalau saya marah, apa dia akan pulang lebih cepat? Kalau saya menangis, apa rasa sakit ini berkurang? Kadang... diam bukan karena tak peduli, Yang Mulia. Tapi karena tak tahu lagi harus berbuat apa.” Dias memalingkan wajah, suaranya bergetar. “Kau tahu rasanya ditinggalkan tanpa pamit? Kau tahu rasanya melihat suami sendiri memilih perempuan lain di depan mata?”
103.9K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as memilih diam
Read
+Library
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Anak itu diam. Lalu, pelan-pelan, menaruh buku tebalnya di meja, dan duduk. Tidak lagi belajar hari itu. Hanya… diam. Karena ia tahu, diam pun kadang lebih menyembuhkan dari ribuan pelajaran. --- Dan sore itu, saat angin menyusuri jalan tanah yang lembab, ia membawa serta satu pesan: “Yang pulih bukan yang tercepat. Tapi yang diizinkan berhenti—tanpa dicurigai lemah.”
101.8K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as memilih diam
Read
+Library
AKU TETAP MENCINTAIMU, SAYANG

AKU TETAP MENCINTAIMU, SAYANG

“Kalau orang diam, berarti salah ya?” Ravika berjongkok. “Enggak selalu, Sayang.” “Terus kenapa orang marah sama yang cuma diam?” “Karena orang lain pengin jawabannya cepat,” kata Ravika pelan. “Padahal hidup nggak selalu bisa dipercepat.” Elyra berpikir. “Berarti diam itu… bisa capek kan, Ma?” Ravika memeluknya. “Iya. Tapi kadang memang perlu begitu.”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as memilih diam
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status