Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dark Obsession

Dark Obsession

Ia tidak ingin berhenti hingga terasa sulit untuk bernapas. "Megan..." Hmm.. "Apa pendapatmu tentangku?"tanya Markus setelah melepaskan ciuman mereka yang terasa hampir memuncak. "Kau segalanya untukku, Markus,"jawab Megan dengan penuh keyakinan. "Aku memiliki dua wajah yang berbeda. Kau percaya itu?" Megan diam, menatap wajah Markus beberapa detik hingga ia menggeleng pelan. "Aku merasa memiliki dark obsession atas dirimu, Megan. Bahkan saat pertama kali kita bertemu di rumah Alexander waktu itu, aku sudah merasa bahwa kau hanya milikku."
1049.9K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as dark academia style
Read
+Library
Black Light

Black Light

Senyumnya terlihat mengerikan dengan wajah pucatnya itu. Rue berpikir sejenak, "Oh, shinigami ya..." dan tersenyum penuh arti. "Aku mengikutimu karena kau memiliki hawa gelap yang sangat pekat, aku sangat tertarik dengan aura yang kau miliki" Lanjut Lyl menjelaskan. "Apa maksudmu hawa gelap?" Tanya Rue. "Hawa gelap pekat biasanya hanya kami para shinigami yang memilikinya, tapi kau seorang manusia. Itu membuatku tertarik denganmu" kata Lyl.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as dark academia style
Read
+Library
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

“Dulu aku sering memotong rambutku sendiri. Kadang bahkan mewarnai rambut di rumah. Cutting style-ku tidak parah juga.” “Rambutmu sekarang berwarna apa?” “Dark brown,” jawab Van. “Kau mau aku mewarnai rambutmu?” Ele mengedikkan bahunya perlahan. “Entah lah. Aku tak yakin.” “Kalau menurutku…” Van berujar seraya mendekati Ele. Tanpa menunggu persetujuan Ele, ia meraih helaian rambut gadis itu yang terikat menjadi satu. “Kau harus coba warna rambut ash grey. Kau akan terlihat makin cantik dan fresh. Mungkin juga kau bisa terlihat lebih muda.”
106.0K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as dark academia style
Read
+Library
Dark White

Dark White

Keringat dingin mengalir dari pangkal-pangkal rambut dahinya. “Huh ....” Bella terlonjak saat melihat sebuah surat muncul dari celah bawah pintu. Sebuah surat yang terlihat sangat elegan berwarna kecoklatan. Hiasan berupa stempel dan gambar-gambar kuno menghiasinya semakin menambah kesan estetik. Bahannya juga cukup tebal dan tidak terlihat seperti surat murahan. Jemari putihnya perlahan membuka surat tersebut dan mengambil sebuah kertas dengan tulisan latin yang indah.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 171 Times as dark academia style
Read
+Library
Dark Circle

Dark Circle

Hingga memenuhi wajahnya yang kecil itu. Plakk.. Nathan bertepuk tangan. Seketika lampu dengan sensor di kamarnya itu menyala dengan indahnya. Tampak sebuah kamar yang cukup luas dengan desain yang sangat mewah. Di salah satu sudut ruangan terdapat sebuah meja kerja nan elegan yang biasa digunakan Nathan jika harus lembur bekerja di kamarnya. Di atas meja itu terdapat tumpukan buku yang menjulang hampir 1 meter. Tanda Nathan selalu membawa pekerjaannya sampai ke rumah.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as dark academia style
Read
+Library
After Akad

After Akad

Terlintaslah sebuah ide yang sangat cemerlang dan minim budget dari otak pintar Anaya. Dia menuangkan susu vanilla itu kedalam gelas lalu dia menambahkan satu buah gula cakar kedalam gelas itu. Untung saja dia sempat membeli gula cakar khas Majalengka saat dia tidak sengaja melewati pasar ketika sedang jalan jalan dengan teman temannya. Anaya berjalan menuju kamar dengan segelas susu vanila cakar di tangannya. "Nih,". Ucap Anaya menyodorkan gelas yang dia bawa.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as dark academia style
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status