Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Catatan Detektif Kematian

Catatan Detektif Kematian

Tanpa berpikir dua kali, Ervin segera membuka benda itu, mengeluarkan secarik kertas lusuh dari sana sebelum membaca tiap coretan tinta yang tertera pada benda tersebut. "Untuk Tuan Ervin Seith Addison, kami mengundang dirimu untuk menjadi bagian dari kami, para pemuja bulan purnama. Karena yang tidak diketahui oleh banyak orang adalah, kau merupakan yang terpilih. Hanya kau yang bisa menggantikannya. Mengikuti siklus bulan lima puluh tahun. Melakukan semuanya untuk keabadiannya. Kami menunggu jawabanmu, dan jika kau tidak menjawab hingga waktunya tiba, kami mungkin akan membawamu secara paksa. Tertanda, anak-anak bulan yang terhangatkan oleh api neraka."
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai detective conan: sunflowers of inferno
Baca
+Pustaka
Last Flower

Last Flower

Yuri yang kebetulan melihat Bayu yang baru tiba, langsung memberikan sebuah pertanyaan. "Siapa nama pelukis The Flower Carrier?" "Saya, Kak," sambut Bayu dari barisan belakang sambil mengangkat tangannya. "Ya, kamu." Salah seorang senior menunjuk Bayu yang menjadi satu-satu murid baru yang mengangkat tangan. "Diego Rivera, Kak." Seniornya memanggil Bayu, lalu memberikan tanda tangan mereka bertiga. "Makasih," ucap Bayu pada Yuri setelah mendapatkan tanda tangannya. Bayu sadar kalau Yuri sengaja melemparkan pertanyaan yang dapat dijawab dengan mudah oleh Bayu.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai detective conan: sunflowers of inferno
Baca
+Pustaka
The Sunday Sunflower

The Sunday Sunflower

Matanya memandang dua pot bunga matahari di tepi halaman, baru sadar akan kehadirannya. "Punya gue low bat lupa di-charge," Fanala memberi penjelasan usai menerima helm dari sahabatnya. Tak menanggapi ucapan Fanala, Karel mata bertanya soal lain. "Lo melihara bunga matahari sekarang, La?" "Iya." Fanala naik ke atas motor. "Soalnya sekarang dapet bunga yang masih hidup." "Loh," Karel menoleh, tangannya sudah siap di atas stang, "gue kira udah gak ada kiriman lagi."
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai detective conan: sunflowers of inferno
Baca
+Pustaka
Detective Devil

Detective Devil

tanya Cologne frustasi. Eden tersenyum miring lalu mendekatkan mulutnya ke telinga Cologne dan membisikkan sesuatu di sana, “Dengar, aku ingin mulai sekarang kau harus membantuku untuk dekat dengan Origami. Tidak ada penolakan di sini!” ancamnya. Cologne hanya bisa menganga tidak percaya. *** SREK Eden menyerahkan sebuah foto pada Cologne. “Kurasa dia adalah maniak kucing atau lebih tepatnya maniak mayat kucing,” katanya sembari membuka kaleng sari jeruknya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai detective conan: sunflowers of inferno
Baca
+Pustaka
Detektif

Detektif

Sepertinya malam tadi terjadi sesuatu yang sangat brutal dan penuh emosi. Di samping Dimas, **Dina**, teknisi forensik yang telah berpengalaman, sudah mulai bekerja dengan peralatannya. Dina adalah sosok yang sangat teliti, tetapi pagi ini tampaknya dia menghadapi masalah kecil dengan peralatan. Lampu sorot yang biasa digunakannya untuk analisis jejak darah tampak tidak berfungsi dengan baik. “Dimas, tolong bantu aku,” kata Dina dengan nada frustrasi sambil mencoba menyalakan lampu sorot yang tampaknya mogok. “Sepertinya lampu ini lebih sulit dihadapi daripada pelaku!”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai detective conan: sunflowers of inferno
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status