Rumah Ramaria
Aku membayangkan jika suatu saat nanti aku adalah pria yang ia percayakan memasang cincin di jari manisnya.
“Cincin itu dari siapa, Mar?” tanyaku.
Maria mengangkat tangan, memegang cincinnya dan berkata, “oh, ini dari temenku. Waktu itu dia ke Jepang dan beliin ini.”
“Oalah, kalau kamu taruh cincin di jari manismu, nanti orang-orang akan ngira kalau kamu udah nikah lho,” kataku sambil terus menyetir.
Hot Chapters