Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kisah Terlarang di Bawah Bayangan Takdir

Kisah Terlarang di Bawah Bayangan Takdir

Kisah Cinta Terlarang di Bawah Bayangan Takdir Bagian 1: Pertemuan yang Menakdirkan Senja menyapa dengan lembut, menyelimuti kota dengan warna jingga. Di taman kota yang sepi, Zahra duduk di bangku taman, matanya menerawang ke cakrawala. Detak jantungnya berdebar kencang, menunggu kedatangan orang yang selama ini dia rindu. Sejak pertemuan mereka yang tak terduga di sebuah pameran seni beberapa bulan lalu, hati Zahra tak pernah lepas dari bayangan Arga. Arga, anak dari pemilik galeri tempat Zahra bekerja, adalah seorang seniman muda dengan jiwa yang mendalam. Kesenian mereka menjadi jembatan penghubung, memuluskan jalan bagi pertemuan-pertemuan rahasia mereka. Namun, takdir memiliki rencana lain. Arga dan Zahra berasal dari dunia yang berbeda. Arga adalah anak dari keluarga bangsawan, sedangkan Zahra hanyalah gadis desa yang merantau demi mengejar mimpinya. Pertemuan mereka yang dianggap "terlarang" oleh keluarga Arga, semakin menjerumuskannya ke dalam sebuah perasaan cinta yang mendalam. Zahra, si gadis sederhana nan pekerja keras, mampu mencuri hatinya dengan kecerdasan, kehangatan, dan jiwa seni yang membara. Arga, pemuda yang terlahir dengan privilese, menemukan ketenangan dan kebebasan dalam pelukan Zahra. "Maaf aku terlambat, Zahra," ucap Arga, napasnya tersengal-sengal setelah berlari dari rumahnya untuk bertemu Zahra. "Tidak apa-apa, Arga," jawab Zahra, senyumnya mengembang. "Kenapa kau terburu-buru?" "Ayahku," jawab Arga, matanya redup. "Beliau menemukan surat-surat kita." Zahra tersentak. Rasa takut membayangi dirinya. Ketakutan akan amarah keluarga Arga, ketakutan kehilangan Arga. "Apa yang akan kau lakukan?" tanyanya, suaranya gemetar. "Aku tidak bisa kehilanganmu, Zahra," jawab Arga, tangannya menggenggam tangan Zahra. "Aku akan tetap bersamamu, apapun risikonya." Senja perlahan meredup, menyisakan kegelapan malam yang menyelimuti taman kota. Zahra menatap Arga, matanya berkaca-kaca. Dia tahu, perjalanan cinta mereka akan dipenuhi rintangan, tetapi dia berjanji akan terus bersama Arga, melewati badai yang menerjang, demi cinta mereka yang terlarang.. bagaimana kelanjutan cerita mereka? yuk intip terus cerita aku dan jangan lupa like and komennya yaa sahabat
Lainnya
410 viewsOngoing
Read
Add to library
Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Saat menghadapi turbulensi di ketinggian 10.000 meter, pilot Devan Mahendra membuat pengakuan yang menegangkan kepada kopilotnya, Bianca Putri. Keduanya saling mencurahkan isi hati, tanpa menyadari bahwa istri Devan, Evelyn Adiwangsa, juga berada di pesawat itu. Suara Devan yang penuh kasih sayang menikam telinganya seperti pisau. "Bianca, aku akan menikahimu." Pada saat yang sama, Kenzo Mahendra, putranya sendiri yang duduk di depannya, berkata dengan nada jijik. "Dia nggak pantas jadi ibuku." "Aku mau Tante Bianca jadi ibuku." Dengan hati hancur lebur, Evelyn menelepon asistennya setelah pesawat akhirnya mendarat dengan selamat. "Aku bersedia jadi subjek uji coba obat mati suri itu. Aku ingin pergi dari suami dan anakku." Evelyn memilih untuk meninggal pada hari jadi pernikahan mereka. Setelah menyiapkan segalanya, dia meminum obat mati suri itu dengan tenang. Saat dia terbangun lagi, hidup baru akan menyambutnya. Setelah mendengar kabar kematian istrinya, Devan meraung dalam keputusasaan hingga menggila.
Short Story · Romansa
6.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Mirip Tapi Bukan Orang yang Sama

Mirip Tapi Bukan Orang yang Sama

Demi satu miliar, aku berpura-pura menjadi adik perempuanku, Lidya Kumala dan merawat tunangannya yang buta selama dua tahun. Setelah Jimmy Sutojo bisa melihat kembali, aku pun disingkirkan ke luar negeri. Dua tahun kemudian, aku bertemu Jimmy lagi secara kebetulan. Seorang wartawan bertanya padanya, “Setelah kamu tidak bisa melihat, Nona Lidya yang telah merawatmu selama dua tahun, apakah kamu akan menikahinya?” Tatapan Jimmy yang jernih menyapu ke seluruh ruangan. Dengan lembut tatapannya melayang ke arahku, lalu dengan tegas, dia berkata, “Tentu saja.” ...
Short Story · Romansa
5.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Tunduk di Bawah Cengkraman Sang Alpha

Tunduk di Bawah Cengkraman Sang Alpha

"Aku bukan sekadar Omega yang cacat. Aku adalah teka-teki yang akan menghancurkan tahtamu." Lyra hanyalah sebuah kesalahan. Omega tanpa aroma dan tanpa kemampuan untuk berubah menjadi serigala. Xander Blackwood, Alpha dari Puncak Utara yang terkenal dingin dan tanpa ampun, datang membawa aura kematian. Semua wanita menginginkan tatapannya, namun Xander hanya menginginkan kekuatan. Dalam satu tarikan napas, takdir mengejek mereka berdua. Xander membencinya. Bagi sang Alpha, Lyra adalah kelemahan. Lyra membencinya. Bagi sang Omega, Xander adalah penjara baru. Sebuah kekuatan kuno yang punah selama seribu tahun—kekuatan Silver Luna yang membuat setiap Alpha bertekuk lutut hanya dengan satu perintah suaranya. Dapatkah Xander menerima pasangan yang ia anggap sampah saat ia menyadari bahwa gadis itu adalah satu-satunya yang bisa menghancurkan kerajaannya? Satu ikatan yang dipaksakan. Satu rahasia yang terkubur. Satu perang yang akan mengubah sejarah serigala selamanya.
Fantasi
129 viewsOngoing
Read
Add to library
Rumah Kenangan: Pengintai di Bawah Tanah

Rumah Kenangan: Pengintai di Bawah Tanah

“Kasus penculikan!” “15 orang menghilang dalam dua hari ini,” “Seorang mahasiswa dinyatakan hilang,” “Harap berhati-hati. Jangan keluar malam hari,” “Bila ingin keluar, disarankan untuk tidak sendiri,” “Polisi masih mencari pelaku,” Itu lah hal-hal yang kudengar dari berita-berita baik di televisi maupun di internet. Aku tidak tahu apa yang terjadi. Selama 2 bulan ini, kejadian-kejadian menyeramkan ini terus terjadi. Belum lagi setiap malam, aku sering mendapatkan mimpi buruk. Mimpi dimana banyak penampakan, berteriak kepadaku. “Hentikan Kelinci Putih Itu!” Apa maksudnya itu? Apakah sosok itu yang menculik orang-orang di Balikpapan? Entah lah, tapi aku akan mencari tahu.
Horor
735 viewsOngoing
Read
Add to library
Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Sehari setelah wanita yang dianggap cinta sejati oleh suami Therina itu memfitnah bahwa Therina telah menabraknya dengan mobil, suami Therina bersama kedua putra mereka menggantung adik laki-laki Therina di atas kuali minyak raksasa yang mendidih, mengancam akan menggorengnya hidup-hidup. Therina berlari ke sana seperti orang gila, tetapi para pengawal menahannya dengan kuat. "Sudah tahu kesalahanmu?" Vandero berdiri di samping dengan setelan rapi. Sorot matanya dingin dan tajam, suaranya pun terdengar dingin, "Setelah ini, masih berani menyakiti Sylva lagi?" "Aku nggak menabraknya!" Therina menangis sambil meronta. "Vandero, lepaskan adikku! Dia baru delapan belas tahun, baru saja diterima di ITB!"
Short Story · Romansa
6.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Di Bawah Kuasa Tiga Majikan Tampan

Di Bawah Kuasa Tiga Majikan Tampan

"Kau adalah putri seorang pengkhianat, dan kau akan membayar segalanya dengan hidupmu." Revana Jovanka, 24 tahun tidak pernah menyangka hidupnya akan berakhir di tangan Damian Leonardo, 34 tahun, pria tanpa hati yang kini memegang takhta tertinggi mafia. Dianggap sebagai jaminan atas pengkhianatan ayahnya, Revana dipaksa tunduk dalam dominasi Damian yang gelap dan menyesakkan. Bukan hanya Damian saja yang ada di dalam mansion itu, melainkan tiga putra sekaligus dan Revana harus tunduk di bawah kuasa tiga majikannya!
Mafia
1015.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Keputusan yang Berbeda, Takdir yang Tak Sama

Keputusan yang Berbeda, Takdir yang Tak Sama

Aku menatap kontrak pernikahan Keluarga Varsali yang didorong ayahku ke seberang meja. Tanpa ragu, kutulis nama saudari tiriku, Dina, lalu kusodorkan kembali. Ayahku terdiam membeku. Kemudian, matanya menyala dengan antusiasme konyol, seolah-olah baru saja memenangkan lotre. "Kenapa kamu kamu mau memberikan kesempatan sesempurna ini pada adikmu?" Di kehidupan sebelumnya, pernikahanku adalah bahan tertawaan semua orang di sekitarku. Aku si penyihir kecil liar berambut merah yang berani masuk ke dunia Cassius Varsali, pewaris sekaligus pemimpin Keluarga Kriminal Varsali. Aku tak pernah sempurna, apalagi patuh. Dia menyukai gaun bak dewi, aku memakai rok mini dan menari di atas meja. Dia menuntut keintiman yang misionaris, tradisional, dan patuh, aku ingin berada di atas, menungganginya, tenggelam sepenuhnya. Di sebuah gala, para istri kalangan atas mentertawakan rambutku, gaunku, dan keliaranku. Kupikir setidaknya dia akan berpura-pura membelaku, tetapi dia tidak melakukannya. "Maafkan dia. Dia belum ... terlatih dengan baik." Terlatih. Seperti anjing. Sepanjang kehidupan terakhirku, aku tercekik di bawah aturannya, membengkokkan diriku hingga berdarah agar pas dengan bentuk yang dia inginkan, sampai malam rumah kami terbakar. Saat aku membuka mata lagi, aku kembali ke momen ketika pertama kali mengetahui perjodohan itu. Aku menatap kontrak di hadapanku. Kali ini? Kurasa para pria klub malam lebih cocok untukku. Namun, saat Cassius menyadari pengantinnya bukan aku, dia menghancurkan setiap aturan yang selama ini dia pegang teguh.
Short Story · Mafia
16.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Sang Gula Kelapa di Langit Kahuripan

Sang Gula Kelapa di Langit Kahuripan

Tiara Triangelina
Konon, di jaman Kerajaan Kahuripan ada seorang pangeran dari Sunda Galuh yang melepaskan haknya sebagai Putra Mahkota dan memilih menjadi seorang Wiku, kemudian mengembara ke Kahuripan. Sepanjang pengembaraannya, ia lebih suka memberi pertolongan kawulo alit dengan kemampuannya menyembuhkan berbagai penyakit dengan ramuan dedaunan tanpa mau menerima upah. Karena kebersihan dan kesucian hatinya, hatinya diibaratkan sangatlah putih dan suci. Ia mempunyai adik seperguruan. Seorang putri Mahkota Kahuripan yang karena situasi sedari kecil sudah dikepung bahaya maka dididik keras agar memiliki ilmu untuk membela diri dan berpakaian seperti laki-laki sampai remaja. Ternyata ia sangat berbakat menjadi orang sakti Mandraguna dan sedari kecil sudah menunjukkan keberaniannya. Karena ia seorang yang berani maka diibaratkan ia berjiwa merah. Pada jilid-jilid awal ditunjukkan mereka baru pulang dari Sunda Galuh menuju ke padepokan gurunya dan bermalam di sebuah kabuyutan. Mulai dari sana mereka menjumpai peristiwa yang menyingkap gerombolan besar yang akan memberontak kepada kerajaan. Apalagi kemudian ada utusan dari kerajaan yang hendak menjemput kepulangannya. Ternyata dari penuturan sang putri mahkota mengisyaratkan bahwa hati mereka sudah saling tertarik semenjak menerima pelajaran di kelas. Hanya karena sang putri mahkota belum jujur bahwa ia seorang wanita maka perasaan mereka masih terpendam. Apakah sang putri mahkota akan mengungkap jati diri yang sebenarnya?
Pendekar
1.9K viewsOngoing
Read
Add to library
Hasrat Liar di Bawah Satu Atap

Hasrat Liar di Bawah Satu Atap

Ruang tamu rumah itu terasa begitu luas, namun entah mengapa udara di sekitarnya terasa menyempit, menekan paru-paruku. Malam ini adalah awal kehidupan baruku bersama Ibu di rumah suami barunya. "Bella, ayo, jangan malu-malu. Mulai sekarang kita adalah keluarga," ucap Ibu dengan senyum merekah, menarik tanganku agar lebih mendekat. Di hadapanku berdiri dua sosok pria yang kini menjadi bagian dari hidup kami. Arthur, ayah tiriku, duduk dengan wibawa yang mengintimidasi. Usianya memang sudah menyentuh kepala lima, tapi aura maskulinnya justru semakin pekat. Tubuhnya gagah, terbalut kemeja yang sedikit ketat di bagian dada, dan brewok tipis di dagunya memberikan kesan tegas yang sulit diabaikan. Namun, bukan dia yang membuat bulu kuduku meremang. Melainkan sosok yang berdiri di sampingnya. Leonard, atau kerap dipanggil Leo. Abang tiriku. "Halo, Bella," sapanya. Suaranya berat, rendah, dan memiliki getaran yang membuat perutku terasa aneh. Leo mewarisi postur gagah ayahnya, namun dengan vitalitas masa muda yang meledak-ledak. Kaos hitam polos yang ia kenakan menempel pas di tubuhnya, mencetak jelas otot-otot dada dan lengannya yang atletis. Sepertinya tidak ada satu inci pun lemak di tubuh itu, hanya otot keras yang siap menerkam. Saat aku mengangkat wajah untuk membalas sapanya, aku menangkap basah tatapannya. Mata itu... tidak sedang menatap wajahku. Mata tajam itu sedang menelusuri lekuk tubuhku, berhenti cukup lama di area dadaku, seolah tatapannya bisa menembus kain blus yang kukenakan. Tatapan itu bukan tatapan seorang kakak, melainkan tatapan seorang pria yang sedang menilai mangsanya.
Young Adult
435 viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
123456
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status