Ada sesuatu yang ajaib tentang bagaimana 'Gogo Dino' memberi nuansa nostalgia sekaligus segar. Nama itu mengingatkan pada era 90-an ketika serial seperti 'Power Rangers' atau 'Dino Squad' populer. 'Gogo' bisa merujuk pada semangat 'go-go' yang energetic, sementara 'Dino' membawa imajinasi kita kembali ke zaman prasejarah. Kombinasi keduanya menciptakan daya tarik universal untuk anak-anak yang suka petualangan dan makhluk purba.
Kalau diperhatikan, beberapa karakter dalam franchise ini punya nama yang terdengar seperti onomatopoeia atau plesetan lucu. Misalnya, 'T-Rex' jadi 'T-Rexy' atau 'Bronto' yang disingkat jadi 'Bro'. Ini mungkin sengaja dibuat mudah diingat dan menyenangkan untuk diucapkan. Unsur permainan kata semacam itu sering ditemui dalam konten anak-anak untuk memperkuat branding.