BREATHLESS (Losing You)
Rea meringis, refleks menghisap kukunya yang berdarah.
"Astaga, Re, jangan dibiasain isep luka gitu! Di mulut 'kan banyak kumannya, nanti infeksi," omel Lingga sembari meraih jari Rea dari mulutnya, kemudian mengelapnya dengan tissue.
Lingga tampak menunduk sembari meniupi jari Rea, "Masih perih, gak?"
"Ekhm!" Livy berdehem sembari memutar bola mata.