Pelukan Hangat Tuan Presiden
Aluna Sera tak pernah membayangkan dirinya akan menikah dengan Dharendra Narrottama, Presiden terpilih Iraya, dalam keputusan yang begitu mendadak. Tetapi, bukan karena cinta, melainkan karena Sera mengira, ia hanyalah solusi bagi kepentingan pria itu di tengah tekanan dan rahasia yang mengintai.
Awalnya, Sera yakin pernikahan ini tidak lebih dari sekadar utang budi dan kewajiban karena dirinya hanyalah ‘jimat penangkal’ bagi Rendra.
Namun---
“Sera, tetap di sisiku.” Rendra menatapnya lembut penuh permohonan dan ketakutan di saat yang sama. “Negara mungkin membutuhkanku. Tapi, aku membutuhkanmu… dalam hidupku.”