Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
GETARAN JIWA

GETARAN JIWA

Dan mereka memulai hal yang orang dewasa lakukan. Renata telah sampai di sebuah kafe sesuai permintaan Kenzo. Dia menatap wajahnya di kamera ponsel. Tampak cantik dan elegan dengan menggunakan dress bewarna biru tua dan rambut yang dibiarkan terurai, sedikit memakai hiasan wajah seperti make up yang dibuat lebih bagus dari biasanya. Dia menatap jam di ponselnya namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda hadirnya Kenzo. Datanglah seorang pelayan kafe yang bertanya pesanan dirinya. Mungkin dia bisa memesan makanan terlebih dahulu sambil menunggu Kenzo pikirnya. Pelayan itu pergi saat dia mengatakan pesanannya yang cukup banyak. Dirinya menatap ponsel dan dia baru mengingat satu hal, bahwa dir
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 67 Beses bilang arata anime
Read
+Library
Menikahi Wanita Terkutuk

Menikahi Wanita Terkutuk

terang Attara, seraya menatap Arjani dengan senyuman penuh arti. Arjani sedikit terkejut, karena Attara mengakui wanita di depannya sebagai ibu pria itu. Padahal, selama seminggu ini, Attara termasuk tipe orang yang keras kepala dan sulit percaya, saat orang-orang kembali memperkenalkan diri padanya yang masih kehilangan ingatan. "Ingatanmu kembali?" tanya Arjani pelan, hatinya berbisik khawatir jika sekiranya setelah ini Attara kembali membencinya sebagaimana mereka dulu semasa SMA.
101.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 38 Beses bilang arata anime
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

"Pukulan Saga emang luar biasa. Sakitnya sampai berbulan-bulan." Raga tertawa. Memang benar. Anak itu memberikan lebam yang sangat awet. Bahkan belum sembuh sampai 8 bulan lamanya. Ya, bukan karena sulit sembuh. Tapi beberapa kali Jeha mengincar lebam tangannya, membuat lebam itu muncul lagi ... dan lagi. "Gue jadi kangen Saga. Kalo gue perhatiin, dia mirip Amora, ya?" Cowok itu mengulum senyumnya. "Gak kenal takut, nekat, dan pemarah," kata Raga dengan suara pelan. "Tapi kalo mereka ketemu, kayaknya bakal jadi perang dunia."
109.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 182 Beses bilang arata anime
Read
+Library
CEO Tampan Mencari Istri Salihah

CEO Tampan Mencari Istri Salihah

“Akash-san.” Suara Arata menyentak kesadaran Akash, memutus lamunan yang sejak tadi membelenggunya. Pria Jepang itu berdiri di sisi kursi panjang tempat Akash bersantai, membawakan secarik senyum sopan khas negaranya. “Saya datang untuk mengajak Anda ke butik, Akash-san. Kita harus mencari setelan yang cocok untuk acara malam ini,” jelas Arata ramah.
106.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 158 Beses bilang arata anime
Read
+Library
RD. SEIYA SEKATA

RD. SEIYA SEKATA

Rade duduk di meja kerjanya, sementara Rafly langsung masuk ke ruangannya. Saat Rade hendak menyalakan komputer, tiba-tiba Aden duduk di sampingnya. “Eh, Nona RM Saiyo Sakato. Kamu gak malu ya jalan sama suami orang,” ucap Aden sinis. “Eh, kamu mulutnya bisa dijaga gak? Lagian siapa itu RM Saiyo Sakato,” Rade terdengar marah. “Ya kamu lah, kan yang namanya Seiya Sekata cuma kamu di kantor ini.”
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 71 Beses bilang arata anime
Read
+Library
SUMMER TRIANGLE

SUMMER TRIANGLE

Matanya yang bulat dan jernih memindai seluruh dapur untuk mencari makanan yang bisa ia santap, sialnya ia tetap tak bisa menemukan satupun. “Memang bukan, dia seorang vampire.” jawab pemuda yang bernama Arata dari arah ruang tengah sambil menatap gadis itu sekilas, sebelum perhatiannya kembali beralih ke arah layar besar di hadapannya, sibuk mencari-cari siaran televisi yang menarik untuknya. “Tadaima!”
5.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 150 Beses bilang arata anime
Read
+Library
My Tsundere Tara

My Tsundere Tara

Krisna mencibikkan bibirnya sekilas sebelum bedujar, "Maaf pak Tara..." Bam metotot. Dipanggil Pak saja sudah bikin dia merasa tua. Apa lagi di sandingkan dengan nama Tara, yang membuatnnya kesal itu. Krisna kembali mengunci mulutnya rapat-rapat, dan kembali menyantap sarapannnya, bersikap seolah manusia yang siap menembakakn laser dari matanya itu tidak ada di hadapan Krisna. Bu Anna yang menyaksikan pemandangan itu tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. Bu Anna menutuskan untuk pergi ke taman belakang, membiarkan dua anak muda itu sibuk dengan dunia mereka.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 90 Beses bilang arata anime
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

"Ada di samping aku," Deg *********** "Ehm, makasih ya udah anterin aku. Maaf berkali-kali aku ngerepotin kamu terus," ujar Ara sembari menatap Satria yang juga tengah menatapnya. Satria memberanikan untuk mengelus surai hitam Ara. Dengan perlakuan Satria yang seperti itu membuat tubuh Ara menghangat dan berdesir hebat. Tiba-tiba saja dia merasa gugup dan jadi teringat perkataan Satria yang tadi.
106.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 177 Beses bilang arata anime
Read
+Library
ANNORA

ANNORA

tanya Manda. "Dia anaknya ceria banget, tapi pas gue lihat matanya, tuh, kayak beda gitu. Nggak ada unsur bahagianya sama sekali, kesannya kayak dia itu bahagia tapi tapi nggak sampai matanya, makanya gue penasaran sama dia," jelas Luna. "Gue nanya apa, lo jawab apa. Namanya siapa, Luna Arania? buset,wey," ujar Manda gemas sendiri karena saat dia bertanya orangnya siapa, Luna malah menjawab tentang ciri - cirinya.
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 125 Beses bilang arata anime
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status