Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Difficult

Difficult

Papinya yang memberikan dan mengeluarkan kata-kata menggoda seperti itu. “Papi sakit ya?” Leo mengangkat alisnya mendengar pertanyaan Endi, “lo nggak tahu?” Leo menggelengkan kepalanya, “semalam katanya nggak enak badan, tapi Jimmy sudah kasih obat.”
6.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai dolor
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Aduh, kayaknya sakit gigi-ku kambuh lagi. “Kamu kenapa?” “Sakit gigi, Mas. Huhuhu…” aku memegangi pipiku sebelah kiri. Mas Wira membuka ranselnya. Lalu, mencari sesuatu. Ia menyodorkan obat. “Nih, minum.” “Obat apaan nih?” “Obat sakit gigi lah. Masa obat sakit hati.” Ingin rasanya aku menjitak kepala orang di depanku ini. Untung saja dia lebih tua dariku, jadi aku masih sedikit menghormatinya. “Soalnya aku biasanya minum ponstan atau paracetamol.”
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai dolor
Baca
+Pustaka
Ratna Juwita
hai gallon, ketemu lagi disini.. masih ingat kan (malunya kalo udah lupa ......}.. maaf ya baru bisa komen skrg soalnya telat ngikutin cerita ini, pas mau baca udah kesekian puluh bab, tp gem... aku cuma buat gallon kok hehehe..suka ceritanya apalagi byk "hareudang'nya, kadang sampe nggak kuat bacanya
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
DEATH

DEATH

Mereka berdua tidak ada pilihan lain. “Ini sangat melelahkan.” Zyu selalu mengeluh setiap malam. Itu tidak membuatnya menjadi lebih baik atau semacamnya tetapi ia tetap melakukannya karena ia merasa harus melakukannya saja. mengeluh sudah menjadi rutinitas Zyu selain latihan. “Tidak ada yang bisa kita lakukan.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai dolor
Baca
+Pustaka
UNSPOKEN PAIN

UNSPOKEN PAIN

Karena tak bisa berontak Adora hanya bisa pasrah jika dia mati sekarang! Bahkan usus-usus miliknya ikut tersedot. Adora pingsan, tapi dia merasakan kesakitan yang mematahkan semua tulangnya. Dia tahu, dia akan menyesal seumur hidupnya, hidupnya akan terus diisi dengan kesakitan dan hanya bisa dia pendam. Tak ada gunanya lagi menangis. 💰💰💰💰💰💰💰💰💰💰💰
1024.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai dolor
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Lusia
Sebenarnya Harry mencontohkan kakak yg baik, tpi ya jngn berlebihan? Di sini, tokoh Illana bikin penasaran, sesabar apa punya pacar macam Harry. Harry protektif sama Adora karena punya rahasia? Novel bikin penasaran pembaca nih?
Rizka Ahmed Syukri
Aduhh Nana kalo aku jadi kamu, stop sampai disini deh, mending malu n sakit ati dari sekarang (batal nikah) daripada nanti pas uda sah, lagian bahaya ini, si butbut aku peta aku prta bisa jadi obsesi nih sama Harry, nyawamu bahaya atau kamu bakal makan ati terus
Baca Semua Ulasan
Gadis Desa Milik CEO Arogan

Gadis Desa Milik CEO Arogan

Aarrgghh. Sontak Dyra terkejut, karena rasanya begitu sakit dan perih, bahkan dari miliknya mengalir cairan. “Sakit." Rintih Dyra sambil mencakar punggung Aoran. "Maaf, sesakit itukah, apa kita berhenti saja." Aoran dengan wajah bersalah. Dyta yang melihat ekspresi Aoran cemas membuat Dyra tidak tega.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai dolor
Baca
+Pustaka
Remorse

Remorse

PLAAAK “Sakit bego!” Yunia mulai mengumpat dengan tangan yang mengusap bahu kanannya. “Ngumpat terooos!” Dengan ekspresi puas Nadya menjulurkan lidahnya sengaja. Masih dengan senyum manis, ia kembali menikmati penderitaan dari korban pukulannya itu. “Seneng amat mbak, kualat entar bahagia di atas penderitaan orang!”
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai dolor
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

Tanya Ardi yang berhenti bergerak dan terus menunggu jawaban gadis yang menggigit bibir bawahnya kuat, menahan sakit dari benda asing yang sudah berkali-kali memasukinya hanya dalam waktu semalam. "Arimbi atau siapapun yang sedang lo pikirkan, tidakkah mereka tampak buram saat lo merasa sakit seperti ini?" ucap Ardi kembali menghujam begitu kuat, membuat Zizi berteriak berkali-kali sampai Ardi berhenti bergerak dengan nafas tersengal dan tubuh kembali basah dengan keringat. Ia lalu menarik nafasnya begitu dalam. "Tidakkah ucapan gue bener, Zi? Rasa sakit ini membuat lo lupa," ucap Ardi membuat Zizi menatapinya dengan airmata yang berurai.
9.79.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai dolor
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

Tapi tolong di ingat, dalam peraturan Ken; mengobrol, saling sentuh walau tidak sengaja, dan saling pandang walau sebentar dengan laki-laki sudah merupakan interaksi berlebihan. Kembali ke perubahan Ken, kemudian sudah berkali-kali pergelangan tangan Lea memerah dan hampir membengkak karena tarikan kuat Ken saat laki-laki itu emosi dan melampiaskan kekesalannya pada Lea. Saat marah, Ken biasa mencengkram pergelangan tangan Lea kuat sampai emosinya berangsur stabil tanpa memperdulikan Lea yang bahkan sudah hampir menangis kesakitan karenanya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai dolor
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status