Cinta Satu Malam
Darren menatap dingin adik perempuannya yang mendekat ke arahnya.
“Maaf, ada pekerjaan yang harus aku lakukan,” jawab Miranda datar.
Darren membuang napas kasar. Tanpa menjawab, dia menyerahkan berkas di hadapannya pada Miranda seraya berkata, “Pelajari ini. Bulan depan kita akan membangun hotel di Jepang dan Korea. Aku ingin kau menyiapkan arsitek untuk designer Italia dan Asia. Nuansa yang aku inginkan adalah budaya Asia, salah satunya Indonesia. Aku mencari di internet mengenai Indonesia. Mereka adalah negara yang kaya akan budaya. Kita bisa mencampurkan nuansa Indonesia dan Italia.”