Dok, Please Cukup!
ucap Nindy, tertawa kecil membaca baris demi baris tulisan itu, "aku sampe nangis kejer cuma gara-gara liat gunting doang."
"Kamu masih kayak gitu sampai sekarang, kok," goda Malik, ikut tertawa, hidungnya nyaris menyentuh rambut Nindy karena posisinya yang membungkuk dari belakang sofa. "Cuma sekarang ganti takut sama jarum suntik."