Merajut Asa
Bagi Jovita, hidup adalah persaingan yang selalu dengan mudah dimenangkan. Dengan berbagai karunia kelebihan, ia adalah sosok perempuan yang penuh kesempurnaan dan membuat siapa pun berdecak sarat kekaguman. Akan tetapi, bukan hidup namanya jika tiada cobaan. Badai dahsyat pun datang meluluhlantakkan segenap pencapaian, merampas buah hati dari buaian, menghancurkan kepercayaan, merenggut kebahagiaan.
Di tengah kelelahan mempertahankan pencitraan dari terpaan ombak hinaan, asa berkelebat mengajaknya ke tepian, menambatkannya pada sebuah pulau tenang di tengah Laut Baltik yang penuh keanggunan. Keanggunan yang menggugahnya untuk merangkai kembali harapan, ketenangan yang sanggup membangkitk