Ide Gila Bapak!
Cuih!
Ini dia penampakan buaya darat. “Ya, aku di matamu mungkin memang memuaskan. Tapi, aku nggak cukup kaya Mas, hingga tak bisa mempertahankan mahligai rumah tangga kita.” Sesak itu kembali hadir, memang Mas Rifal meninggalkan aku karena si pelakor tajir melintir. Lihatlah, dia memakai mobil super mewah.
“Dwi, please ….” Mas Rifali berjongkok di hadapanku, ingin menggapai tanganku, Namun, segera kutepis kasar. Selain tak sudi aku dengannya bukan lagi mahrom!
Bab Populer