Hati yang Terbagi
"Ya, jelas tidak. Mas tak suka dengan orang yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya."
"Oh, karena itu sepertinya tadi dia tak suka melihat kita, ya, Mas?"
"Bisa jadi! Tapi, Mas ga ambil pusing. Terserah dia mau suka atau mau benci, karena urusan hati kan Allah yang menggenggamnya."
"Termasuk jika hati kita terbagi?" Mas Ubay langsung menatapku, lekat.
"Kok perginya kesana?"
"Ya, sepertinya perempuan itu sudah menikah. Namun, dari pandangannya, aku melihat ada cinta untuk, Mas? Itu berarti dia membagi hatinya dengan laki-laki selain suaminya?"