Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rache in Weiß

Rache in Weiß

Im dritten Jahr meiner Ehe mit Viktor Grau schickte mir seine Stiefschwester Nina plötzlich ein Video. Ich öffnete es und sah Viktor. Mit der Krawatte, die ich ihm gerade geschenkt hatte, fesselte er seine Stiefschwester am Bettpfosten fest. Sie lag nackt unter ihm und stöhnte immer wieder „Schatz“. Danach lagen sie eng umschlungen. Nina schmiegte sich an seinen Hals und säuselte: „Viktor, der Ring, den du mir geschenkt hast, gefällt mir nicht. Gib ihn doch deiner Frau – als Geburtstagsgeschenk von deiner kleinen Schwester.“ Am nächsten Tag saß ich in einem gehobenen Restaurant und starrte geistesabwesend auf den leeren Stuhl mir gegenüber. Plötzlich kam sein Vertrauter mit einer riesigen Torte auf mich zu. „Don hatte etwas Dringendes zu erledigen und bat mich, Ihnen Ihr Geburtstagsgeschenk zu überbringen.“ In der Schatulle lag genau der Ring, den seine Stiefschwester nicht gewollt hatte. Im selben Moment erreichte mich ein neues Foto auf dem Handy: Viktor war mit seiner Stiefschwester im Krankenhaus. Ich weinte nicht, machte keine Szene und unterschrieb ruhig die Scheidungspapiere – dann ließ ich eine Hochzeit vorbereiten. „Gnädige Frau, wessen Namen sollen für Braut und Bräutigam eingetragen werden?“ „Viktor Grau und Nina Grau.“ In sieben Tagen würde die ganze Welt erfahren, was der stets so unnahbare Don hinter verschlossenen Türen mit seiner Stiefschwester so alles trieb.
Short Story · Mafia
1.2K viewsCompleted
Read
Add to library
UNACCEPTED

UNACCEPTED

adelsbl
"Lo tau gak, sih, tata krama masuk ruangan?” tanya Regar ketus. Nessa sangat tidak sopan. Masuk ruangan tanpa permisi. Regar menyesal tidak mengunci pintu. Alih – alih menjawab, Nessa malah menyalakan posnelnya dan membuka aplikasi kamera. Ia mengatur kameranya menjadi kamera depan lalu mengajak Regar berfoto bersama. "Apaan, sih!” seru Regar tidak suka dengan tindakan Nessa. "Satu, dua, tigaaa,” Nessa langsung menjepret kamera ponselnya lalu melihat hasilnya. Tampak ekspresi Regar yang sedang marah. Sangat kontras dengan Nessa yang tersenyum manis. "Hahaha lucu, deh. Upload, ah,” Nessa membuka akun Instagramnya kemudian memposting fotonya dan Regar di instastory. Tak lupa ia me-mention akun Instagram Regar. Regar adalah cowok terkenal di sekolah dan luar sekolah sehingga memiliki banyak pengikut. Nessa berharap jika Regar me-repost instastory-nya maka akan banyak pengikut Regar yang mengikuti akunnya juga, “jangan lupa repost, ya,” Regar yang melihat hal itu menjadi semakin kesal, “Nessa hapus!” pinta Regar to the point. "Gapapa lah, Gar, sekali – kali. Kita, kan, belom pernah foto berdua,” jawab Nessa santai sambil memandangi fotonya bersama Regar. Regar membuang napas kasar. Ia menatap kedua temannya yang hanya diam. "Kalo Regar gak mau, sini sama Miko aja, beb,” sahut Miko. "Gak mau. Maunya sama Regar,” Regar memalingkan wajahnya malas, “murahan,” jawab Regar spontan dengan nada meremehkan. Cowok itu sedang menahan amarahnya saat ini. Ia berusaha untuk tidak membentak Nessa walaupun ia tahu kata – katanya barusan sangat tajam.
Young Adult
1.5K viewsOngoing
Read
Add to library
A 300ª Dívida que Escrevi

A 300ª Dívida que Escrevi

Dos dez aos dezoito anos, meus pais me obrigaram a escrever duzentas e noventa e nove dívidas. Cada centavo que eu pedia a eles era considerado um empréstimo — algo que eu teria que pagar quando me tornasse adulta. Até que sofri um acidente de carro... Na hora de pagar a cirurgia, ainda me faltavam três mil no cartão. Sem saída, fui implorar ajuda aos meus pais. Mas eles apenas sorriram friamente: — Júlia Monforte, você já tem dezoito anos. Não temos mais obrigação nenhuma com você. Escreva uma nova dívida! Com lágrimas nos olhos, escrevi minha tricentésima dívida. Após a cirurgia, abri o Instagram e me deparei com uma publicação da minha irmã adotiva. Na foto, ela estava em um cruzeiro internacional, celebrando seu aniversário de dezoito anos como uma princesa, cercada de gente a bajulando. O presente dos meus pais para ela? Um apartamento de alto padrão no centro de São Paulo... e a chave de um Maserati. Até meu amigo de infância... olhava para ela com olhos cheios de amor. Ela agradecia: "Obrigada às pessoas que eu mais amo, por me darem o melhor que eu poderia ter." E eu, segurando aquela dívida toda amassada nas mãos, simplesmente sorri. Depois que eu quitar essa dívida... uma coisa é certa — não preciso mais de uma família assim.
Read
Add to library
Pernah Membenci dan Mencintaimu

Pernah Membenci dan Mencintaimu

Saat gempa bumi terjadi, suamiku yang merupakan kapten tim penyelamat justru meninggalkanku, lalu terlebih dulu menyelamatkan cinta pertamanya, Cloe Monroe. Aku tidak menghalanginya, membiarkannya pergi begitu saja. Karena di kehidupan sebelumnya, ketika menghadapi pilihan yang sama, suamiku memilih menyelamatkanku yang sedang hamil delapan bulan. Sedangkan Cloe, karena bantuan datang terlambat, malah terkubur di bawah reruntuhan akibat gempa susulan dan meninggal karena sesak napas. Kemudian, di hari aku akan melahirkan, suamiku membawaku ke makam Cloe. Dia memandangku dengan tatapan dingin saat aku terjatuh karena rasa sakit yang luar biasa, mengabaikan permohonan tanpa henti dariku. "Jessica, apa kamu kesakitan? Waktu itu, rasa sakit yang dialami Cloe di bawah reruntuhan seribu kali lebih parah dari ini!" Aku menatap suamiku yang seperti sudah kehilangan akal dengan ekspresi tidak percaya. Pria itu melanjutkan, "Padahal saat gempa, kamu jelas-jelas berada di zona aman! Kalau bukan karena kamu yang memaksa dengan alasan kehamilanmu, bagaimana mungkin momen terbaik untuk menyelamatkan Cloe bisa terlewatkan?" "Aku ingin kamu merasakan sendiri semua penderitaan yang pernah dialami Cloe!" Dia memaksaku berlutut, terus membenturkan kepala di depan foto mendiang cinta pertamanya, membiarkan darah mengalir deras dari tubuhku. Pada akhirnya, aku mengalami pendarahan hebat saat melahirkan, lalu meninggal di ruang persalinan. Saat membuka mata lagi, aku kembali ke hari terjadinya gempa. Kali ini, aku dan anakku tidak akan lagi menggantungkan harapan padanya.
Short Story · Romansa
5.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Lady D Milik Sang Penguasa

Lady D Milik Sang Penguasa

(Cerita untuk dewasa) Dea adalah wanita yang kuat walau dari kalangan berstatus rendah. Suatu malam yang naas bagi Dea setelah menyaksikan bagaimana kekasihnya berlutut di hadapan teman sekerjanya dengan menyodorkan sebuah cincin pertunangan. Dea patah hati lalu memutuskan untuk menghabiskan waktu bersama sahabatnya yang sudah menyewa beberapa penghibur pria untuk mereka bersenang-senang. Namun, saat Dea tiba di bar, sahabatnya tidak muncul. Dea memesan beberapa wine dan hanya setengah botol anggur sudah berhasil membuat dirinya sempoyongan. Ia segera meninggalkan kafe tersebut sebelum benar-benar mabuk dan tidak mengenal jalan pulang, namun dia malah diculik oleh beberapa pria berwajah sangar dan hampir dilecehkan karena mereka terlanjur memberikan obat perangsang baginya. Mereka adalah bawahan yang diperintahkan oleh Kouruyama, seorang penguasa dan merupakan bangsawan di negara Matahari. Tuan Kourayama tidak tahu bahwa mereka salah tangkap orang karena dari foto yang diberikan di awal, gaun yang dipakai Dea dengan gadis yang ingin mereka culik secara kebetulan adalah sama karena mereka membelinya secara online. Kesalahpahaman ini menggiring Dea mengalami malam penuh gairah yang sulit dilupakan. Siapakah gadis yang sebenarnya ingin disiksa Tuan Kourayama, apa yang membuat Kouruyama sangat mendendam? Dan apa yang akan dialami Dea selanjutnya saat tahu dirinya hamil? Yok baca, akan penuh dengan misteri dan plot twist yang memancing emosimu naik turun. Jangan lupa tinggalkan komentar agar Penulis tahu reaksi Anda.
Romansa
105.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Mi rival amoroso puede quedarse con mi boda

Mi rival amoroso puede quedarse con mi boda

Tres días antes de mi boda, el amor de la infancia de Eric Foreman, mi prometido, regresó al país junto a su madre, quien padecía una enfermedad terminal. Ella quería casarse con Eric para cumplir el último deseo de su madre. Me opuse furiosamente en mi vida anterior, y Eric finalmente rechazó la petición de Naomi Corbin. Entonces Naomi apareció con la foto del funeral de su madre en medio de nuestra boda y acusó a Eric de ser cruel. Eric ordenó a los guardaespaldas que la echaran, y nuestra boda continuó sin problemas. Sin embargo, él no regresó a casa esa noche. Desde entonces, insistió en que durmiéramos en habitaciones diferentes. Prefería emborracharse antes que tocarme. Cuando le pregunté sobre esto, me dijo, borracho y con los ojos vidriosos: —Ayla, cada vez que te miro, recuerdo la mirada de desesperación en los ojos de Naomi y el rostro moribundo de su madre... ¡Me arrepiento de haber tomado esa decisión! Su respuesta me deprimió, y finalmente morí por ello. Sin embargo, cuando volví a abrir los ojos, había regresado al día en que Eric intentó convencerme de que le cediera a Naomi nuestra boda. Esta vez, acepté. Llamé a mi familia mientras lo veía marcharse lleno de felicidad. —Acepto la alianza matrimonial. Podemos celebrar la boda en tres días.
Short Story · Mafia
3.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Meu Marido Força Filho a Ajoelhar na Véspera

Meu Marido Força Filho a Ajoelhar na Véspera

Depois de ser usada como banco de sangue pela amante do meu marido, eu morri de doença em um apartamento alugado que ele, um bilionário, me ofereceu por caridade. Hoje era o terceiro dia desde a minha morte, e meu filho de seis anos finalmente percebeu que algo estava errado. Ele se cortou com um brinquedo, mas eu não o consolei. Ele abriu um biscoito e tentou colocá-lo em minha boca, mas eu não o impedi. Ele se deitou em meus braços, agarrando minhas roupas e sussurrando "mamãe", mas eu não respondi. Sem saber o que fazer, ele encontrou meu celular e ligou para o pai bilionário. — Papai, por que a mamãe ainda está dormindo? O homem respondeu enviando uma foto dele e de sua amante em uma farta ceia de Véspera de Natal, e disse com frieza: — Ela está apenas dormindo, não está morta. Hoje é Véspera de Natal, estou muito ocupado. Diga a essa sua mãe que só venha me procurar quando estiver disposta a admitir seu erro. A ligação foi encerrada, e Mateus ficou parado por um longo tempo. Ele pegou o último biscoito da casa que estava no lixo, partiu-o em dois e ofereceu um pedaço à minha boca. — Mamãe, vamos comer também.
Short Story · Romance
7.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak

Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak

Di bagian timur Kota New York ada dua ahli waris. Satu adalah maniak kecepatan yang mendominasi arena balap, satu lagi adalah aktuaris genius yang mengendalikan arus modal. Keduanya berasal dari keluarga terpandang dan sifat mereka berbeda jauh. Namun, mereka tumbuh bersama sejak kecil dan menjadi satu-satunya sahabat sejati. Mereka pernah berebut perhatian seorang gadis, juga berselisih karena taruhan di arena balap. Namun, saat berusia 15 tahun, mereka sama-sama menggantungkan sebuah lencana tembaga di dada. Itu adalah hasil latihan ukiran tangan dari Mia di kelas kerajinan, dengan sebuah huruf "M" yang tergores di bagian belakang. Saat itu, Mia duduk di bangku paling belakang kelas. Tak seorang pun tahu siapa identitas dia sebenarnya. Namun, kedua laki-laki itu mengenakan lencana tersebut selama 10 tahun penuh. Entah itu saat berdiri di podium juara F1 atau saat mengetukkan palu pada investasi triliunan di bursa, lencana tembaga murahan itu selalu menempel di dada mereka dan tak pernah tergantikan. Sampai akhirnya muncul Ella. Putri kesayangan dari keluarga konglomerat baru. Ella menyulam sebuah emblem kain berhiaskan benang emas dan memberikannya kepada mereka. Kain itu cuma benda biasa yang mirip dengan pernak-pernik murahan yang dijual di pasar loak. Namun, mereka malah sama-sama melepas lencana tembaga itu dan menggantinya dengan kain murahan yang diberikan Ella. Mia tidak mengatakan apa pun. Dia hanya diam-diam menyimpan foto lama mereka yang tercetak di sebuah koran usang. Malam itu juga, dia menelepon ayahnya yang jauh di Sisilia. Nada bicaranya sangat tenang saat berkata, "Papa, aku menerima pernikahan politik ini."
Short Story · Mafia
5.0K viewsCompleted
Read
Add to library
El arrepentimiento del Don tras mi partida

El arrepentimiento del Don tras mi partida

En mi quinto año de matrimonio con el Don de una poderosa familia mafiosa, descubrí que el amuleto de protección que me regaló me provocaba dolores de cabeza cada vez que lo llevaba conmigo. Como cirujana, esto me alarmó. Tomé los pequeños sobres que encontré dentro del amuleto y los llevé al laboratorio de toxicología del Hospital Kosley. El médico los inspeccionó y me dijo que contenían un tipo de veneno de acción lenta que no solo daña el cuerpo de la víctima, sino que también la vuelve infértil después de un tiempo. Lloré y exclamé: —¡Pero eso es imposible! ¡Mi esposo fue quien me dio esto! Se llama Vincenzo Cursley. ¡También es el dueño de este hospital! El médico me miró confundido. —Señorita, por favor, deje de decir tonterías. Conozco al señor Cursley y a su esposa. Son muy cercanos e íntimos entre ellos. Además, la señora Cursley dio a luz a un bebé hace poco. Ambos están ahora en la sala VIP, cuidando de su bebé. Entonces, el médico me mostró una foto en su teléfono. Vincenzo vestía su traje negro habitual con el emblema de la familia Cursley bordado en él. Sostenía a un bebé en brazos, y en cuanto a la mujer que estaba a su lado... La conocía. Se llama Claudia Henderson. Y Vincenzo siempre se ha referido a ella como su hermana adoptiva.
Short Story · Mafia
1.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Krone? Nimm den Müll!

Krone? Nimm den Müll!

Nach meinem Abschluss verbrachte ich ein Jahr als Praktikantin bei meiner Mentorin, einer Heilerin, draußen im neutralen Gebiet – keine Rudel, keine Gesetze und niemand, der mich beschützte. Mein Bruder, der Lykaner-Vorsitzende aller Werwölfe, wurde darüber fast wahnsinnig. Er hatte panische Angst, dass ich mich in irgendeinen Einzelgänger verlieben und impulsiv eine leichtsinnige Gefährtenbindung eingehen würde. Deshalb wählte er persönlich einen arrangierten Gefährten für mich aus – Falcon Sterling, den Alpha des stärksten Rudels in Nordmeer. Er war attraktiv und gefährlich, eine lebende Legende. Mein Bruder befahl mir, für die Paarungszeremonie nach Hause zu kommen, also blieb mir nichts anderes übrig, als eine Luna-Krone auszusuchen. Im Juweliergeschäft fiel mein Blick sofort auf eine Krone aus purem Silber, besetzt mit Diamanten. Gerade als ich danach griff, schnitt eine schrille Frauenstimme dazwischen: „Die, die sie in der Hand hält, gefällt mir. Die nehme ich. Geben Sie her.“ Bevor ich reagieren konnte, riss mir der Verkäufer die Krone aus den Händen und kratzte dabei fast meine Haut auf. Ich richtete mich auf und zwang mich zur Ruhe. „Schon mal was von ‚Wer zuerst kommt, mahlt zuerst‘ gehört? Ich habe sie zuerst gesehen. Ist das hier etwa üblich?“ Die Wölfin drehte sich langsam zu mir um und musterte mich mit einem langen, spöttischen Blick. „Diese Krone kostet 300.000 Euro. Bist du sicher, dass du dir das leisten kannst, Dorfmädchen? Ich bin mit dem Alpha des Silbermond-Rudels aufgewachsen, mit Falcon Sterling. Hier bestimme ich die Regeln.“ Ich starrte sie an und musste fast lachen. War das nicht lustig? Falcon war zufällig mein arrangierter Gefährte. Ich zog mein Handy heraus und wählte die Nummer. „Hey, Falcon. Deine entzückende Jugendfreundin hat mir gerade die Luna-Krone geklaut, die ich bei der Paarungszeremonie tragen soll. Was meinst du, was ich dagegen tun sollte?“
Short Story · Werwolf
1.4K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
303132333435
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status