Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengantin Pengganti Tuan Muda Lumpuh

Pengantin Pengganti Tuan Muda Lumpuh

Asher membersihkan wajah nya dengan menggunakan sapu tangan yang diberikan oleh Joshua. "Huft.. masih untung kamu cuma aku siram dengan jus! Seharusnya wajah mu itu di siram dengan sambel ulekan ini. Biar penjahat ranjang seperti mu yang hanya mengandalkan wajah tampan dan harta orang tua, kapok ngerendahin cewek -cewek diluaran..! " Balas Axeira sambil menarik tangan Jessica. "Yuk buruan kita cabut!! Males gue berurusan dengan penjahat kelamin kayak dia! Bisa sial 40 hari 40 malam gue" sembur Axeira.
1018.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 541 kali sebagai gambar jax pena
Baca
+Pustaka
KESEMPATAN KEDUA PUTRI FIGURAN

KESEMPATAN KEDUA PUTRI FIGURAN

Ini memang seperti gaya Jasen, tetapi dalam sekejap, dia kembali normal. “Jasen sangat perhatian pada Alexander Jinan, bahkan mempertimbangkan hal-hal ini untuknya, tapi Jaguar, apakah kamu bersedia menjadi bawahan Alexander Jinan selamanya?” Grace selalu tahu apa yang dia pedulikan, dan tentu saja, segera setelah kata-kata ini keluar, ekspresi Jaguar menjadi jelek.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai gambar jax pena
Baca
+Pustaka
Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan

Aira sempat mencuri-curi pandang ke arah wanita cantik berambut pirang yang berdiri di samping tempat duduk Manggala. Wanita itu tampak mengusap-usap bahu lebar Manggala sebelum berlalu meninggalkan ruangan. "Apa ada masalah, Sir?" tanya Aira setelah Helen menghilang di balik pintu. "Tidak ada. Aku hanya ingin memuji hasil jepretanmu tadi." Manggala tersenyum penuh arti seraya melemparkan beberapa lembar foto serigala ke atas meja kerja. "Pencahayaan, sudut pengambilan gambar, semuanya bagus," sanjungnya.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 632 kali sebagai gambar jax pena
Baca
+Pustaka
Tante, Menikahlah Dengan Papa Galakku!

Tante, Menikahlah Dengan Papa Galakku!

Jari rampingnya seolah bergerak hidup, dari ujung pensil muncul inci demi inci wajah Varen. Goresan pensil Alexa tidak setegas biasanya, alasan utama adalah karena mata pria itu sangat mengalihkan perhatiannya. Kedua matanya bagaikan danau yang tak terhingga dalamnya dan terdapat pusaran air tersembunyi, yang bila menatapnya akan tersedot ke dalamnya.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai gambar jax pena
Baca
+Pustaka
Di Bawah Selimut Mr. Jaxx

Di Bawah Selimut Mr. Jaxx

Kembali ke depan kanvas dan melukis lagi. Johan ke luar karena tak ingin mengganggu Erica, semakin cepat lukisan itu selesai, semakin cepat juga dia mendapatkan uang. Namun, karena ruangan Erica berada di sisi kanan depan Aganta yang langsung menghadap ke lokasi parkir, Johan jadi tahu mobil Jaxx terparkir di sana. Dia pun berlari untuk menyambut pria gila itu, “Mr. Jaxx.”
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai gambar jax pena
Baca
+Pustaka
Let Me Go, Mr. CEO!

Let Me Go, Mr. CEO!

Pinggul kokohnya bergerak dengan cepat maju mundur tanpa jeda, tak membiarkan detik demi detik yang berlalu begitu saja tanpa kenikmatan yang memenuhi setiap pori-pori kulitnya. "Audriana... Audriana... aaaakhhh!!" Jaxton terus meracaukan nama Audriana seperti seseorang psikopat yang sangat terobsesi pada targetnya. Ia tak pernah puas setiap kali membayangkan wajah dan tubuh molek seindah bidadari yang membuatnya gila. "Fuck!!!" Jaxton pun memaki keras ketika menyadari bahwa wanita jalang ke lima yang melayaninya ternyata juga telah ikut tak sadarkan diri.
1054.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai gambar jax pena
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
raisa regina
Awal bacanya serem takut2 tapi penasaran wkwkwk eh ternyata bucin juga ya Jaxton hihi how sweet jadi senyum2 bacanyaaa hahahahahahah. Semangat update nya ya thor, plis yg banyaaaakkk, penasaraaaaann wkwkwk
Nuada Airlangga
lebih gila dr sebelumnya,apa kehidupan sperti itu ada didunia nyata kak?smpek geleng2 kepalaku,awal nya benci dgn tokoh utama Bru bab 12 benci itu memudar dgn sendirinya.imajinasi kakak luar biasa,terkadang kita bisa bercerita krna kisah sendiri,crita dr orang lain atau dr membaca trus bisa kita
Baca Semua Ulasan
My Daughter's Teacher

My Daughter's Teacher

ucap Jagat. “Ha?!” Jasmine menunduk untuk melihat pensil yang ada di tangannya. Ia pun seketika menjadi terkejut saat ia melihat pensil yang ia genggam terbelah menjadi dua bagian. “Loh kok bisa?” gumam Jasmine seraya mendelik ke arah pensilnya. “Apa Anda atlit karate, Bu Jasmine?” “Bu-bukan ... saya hanya tidak sengaja mematahkan pensil ini. Maaf,” ucap Jasmine dengan senyum masamnya.
1024.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 671 kali sebagai gambar jax pena
Baca
+Pustaka
Gadis Tawanan Tuan Mafia

Gadis Tawanan Tuan Mafia

Saat salah satu anak buah memperlihatkan kartu kecil pada polisi, sepertinya polisi itu masih dibawah kendali Kieran Voss, kemudian polisi pergi meninggalkan lokasi. Baru lah Jax membuka bagasi dari dalam mobil, ternyata bagasi itu tidak seperti mobil pada umumnya. Kemudian Alena diminta untuk duduk di kursi. Jax melirik ke arah Alena. Tatapan netranya tajam memberi kode pada Alena untuk segera menurut, wajah tanpa ekspresi tersebut membuat Alena takut hingga kembali menunduk. ‘Sial! percobaan kabur pertama gagal!’ gerutu Alena dalam hati.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai gambar jax pena
Baca
+Pustaka
Suck Me Harder, Mr. Bodyguard! (INDONESIA)

Suck Me Harder, Mr. Bodyguard! (INDONESIA)

Aku pun tak memakai mantel, hanya balutan dress satin berwarna hitam dengan sleeping robe dengan bahan dan warna senada. “Jax?” kupanggil namanya, saat kudengar suara di semak-semak taman. Aku mendekat dan menemukan Jax tengah terduduk di sana dan menyuntikkan sesuatu ke pahanya. Aku tidak mungkin salah lihat. Ia memang tengah menginjeksikan cairan berwarna merah—yang tidak kuketahui jenisnya—ke dalam tubuhnya. Beberapa kali. Pertama di pahanya, lalu lengan dan perutnya.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai gambar jax pena
Baca
+Pustaka
Pesona Sang Penakluk

Pesona Sang Penakluk

tanya Wiguna dengan nada bicaranya yang selalu tegas. Rama yang merasa kurang sopan untuk mengucapkan secara langsung, menggunakan kedua tangan untuk membuat gestur dua gunung kembar. Lalu ia lanjut berkata, "Jika Paman dan yang lainnya nggak percaya padaku, silakan kalian gantikan aku. Yang jelas, obat penawarnya harus tetap dibalurkan."
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai gambar jax pena
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status