The Blue Eyes
Olivia Yoyetbunyi pintu terbukalirik di malam yang dingin dan gelap sepitidur di depan pintukaki terasa dingin di malam hari
panggilku dari tengah ruangan.
"Sebentar," jawab Viana dari dalam kamar yang berada di bagian samping kanan bangunan.
Aku mengamati sekeliling ruangan, meskipun sudah beberapa minggu tinggal di sini, tetapi baru kali inilah aku memasuki paviliun. Perabot dari kayu jati asli mendominasi ruangan. Empat kursi yang sandarannya berbentuk melengkung, mengingatkan akan kursi ruang tamu vila. Sedetik kemudian barulah aku menyadari bila set kursi itu sedang top, bahkan mungkin saat ini adalah puncak kejayaan para pengusaha furniture tersebut.
Hot Chapters