Dijodohkan dengan Ipar Posesifku
Ketika aku datang dengan payung yang sudah terbuka lebar di bawah guyuran hujan, kulihat Galang sudah menungguku di depan resto.
“Darimana? Kenapa basah?” tanya Galang, ia memperhatikan pakaianku yang sedikit basah terkena air hujan tadi.
“Saya mengambil payung Pak, ketinggalan di gazebo tadi.”
“Kenapa tak bilang, kau bisa minta Pak Parlan mengambilnya.”
Belum lagi aku menjawab, Malya datang menyambar payung yang kupegang. “Eh, makasih lho udah dibawain payung.”