Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Melupa Rasa

Melupa Rasa

"Ma..." Anara melirik cepat ke arah Lila sebagai kode untuk merubah panggilannya. "Tante..." Lila meralat panggilannya. Anara tersenyum lalu bertanya, "ada apa, sayang?" Lila menunjukkan sehelai kertas berisi gambar hasil karyanya. Gambar sebuah pemandangan pedesaan. "Bagus nggak, Tante?" Anara memperhatikannya dengan seksama, namun akhirnya ia tak terlihat berminat. "Bagus," jawabnya sekenanya.
108.7K viewsOn holdIdinagdag sa Library 190 Beses bilang gambar pemandangan arsiran
Read
+Library
Posesif My Husband

Posesif My Husband

tanya Marren terkejut bukan kepalang. "Ini tidak benar Arsan! Ini tidak seperti itu! Ini tidak seperti itu, Arsan," imbuh Marren dengan membelalak terkejut. "Foto itu sangat jelas, Marren. Itu juga bukan editan. Yang Saya ingin tanyakan kenapa kamu masih menemui Arland?" sahut Arsan mendekat kepada Marren. "Di belakang Saya...." tambahnya berbisik dengan suara tajam menggeram.
4.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 176 Beses bilang gambar pemandangan arsiran
Read
+Library
Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Tidak jauh dari tempat itu ada Arvin yang sedang asyik melukis pemandangan halaman belakang itu lengkap dengan kolam dengan air yang berwarna kebiru-biruan. “Hey Joe! Menyingkir! Jangan ganggu konsentrasiku!” teriaknya. Bagaskara tiba-tiba menghampiri Vanika dan memberikan selembar foto Polaroid yang diambilnya. Gadis itu menatap foto itu. Foto seorang gadis yang merenung di pinggir kolam dengan wajah yang muram. Kontras dengan gambaran Joe yang tidak jauh darinya dengan senyum lebar khas ekspresi seorang anak yang sedang di musim liburan.
105.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 157 Beses bilang gambar pemandangan arsiran
Read
+Library
Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari

Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari

Pemandangan dari atas luar biasa, seluruh kota tampak terbentang di depan mata. "Ayo sini, kita foto bareng!" seru Arlina sambil menarik tangan Rexa menuju ke area platform. Rexa melihat Arlina membuka aplikasi yang dulu sempat ingin dia laporkan ke pihak berwenang. Di layar itu, wajahnya tampak menyusut karena efek filter kamera. Yah, sudahlah. Asal dia senang. Arlina mengangkat ponselnya dan berpose dengan latar pemandangan kota, lalu mencoba selfie beberapa kali. Namun setelah melihat hasilnya, dia mengeluh, "Nggak bisa dapat semua pemandangannya ...."
9.81.9M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 64.6K Beses bilang gambar pemandangan arsiran
Ipakita ang mga Review (196)
Read
+Library
Fensi Kiswardani
untuk pembelian koin 16 rb. isi 20 rb, trnyta blm bs beli. cobak isi tmbh 5 rb. pas pmbelian koin trnyta berhasil. n iseng ngecek saldo, berapa yg kepotong...pkir kisaran 16 rb skian lah...eh kaget dong, sisanya cmn 4 rb skian. berarti harga koin ny bkn 16 rb, tp 21 rb. gila...parah bgt dah. ga lagi
Hafidzah Talita Azzahra
penulisannya sangat bagus, detail dan lengkap, cerita nya sungguh menarik, bikin penasaran sama kelanjutan nya dan banyak pengetahuan yang belum saya ketahui di dalam nya! cocok dengan tema dan genre nya, alur nya panjang tetapi tidak bikin bosan di baca berulang, novel the best yg saya baca thn ini
Basahin ang Lahat ng Review
Pesona Gila Tuan Muda

Pesona Gila Tuan Muda

Pintu tertutup kencang dari luar membuat Arsa menatap tajam. Beralih mendekati jendela besar Arsa memperhatikan teras belakang rumahnya yang berisi taman. "Andai kamu masih hidup, mungkin kita sudah menjadi keluarga bahagia saat ini!" Arsa mengambil sebuah foto di dalam sakunya yang selalu ia bawa kemana-mana. "Kamu selalu cantik, cup!" Arsa kecup foto itu, wajah perempuan nan menawan di sana.
943 viewsOngoingIdinagdag sa Library 22 Beses bilang gambar pemandangan arsiran
Read
+Library
Kakak Kelas dari Mimpiku

Kakak Kelas dari Mimpiku

Aroma cat, kanvas, dan kayu langsung menyambut begitu Sandy membuka pintunya. "Permisi..." Tidak ada jawaban. Ternyata di dalam masih sepi. "Kayanya aku kecepetan, deh," gumam Sandy. Karena belum ada siapa-siapa, Sandy memutuskan melihat-lihat isi sanggar. Langkahnya pelan menyusuri deretan lukisan yang dipajang di sepanjang dinding. Ada pemandangan gunung, pantai, pasar tradisional, hingga potret wajah manusia dengan berbagai ekspresi.
10450 viewsOngoingIdinagdag sa Library 12 Beses bilang gambar pemandangan arsiran
Read
+Library
JODOH TAK TERDUGA

JODOH TAK TERDUGA

-- batin Citra. “Pose, Rin.” Arin menautkan lengan didepan dan menjulurkan kakinya ke depan sehingga menampilkan kaki jenjangnya. Arin tersenyum manis. Cekrek Cekrek Arin berganti gaya jadi menyamping. Cekrek Cekrek Berbagai pose Arin lakukan. Banyak foto yang bagus. Arin sangat fotogenik. Foto yang diambil Citra bagus semua, baik Arin maupun Lina.
10.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 312 Beses bilang gambar pemandangan arsiran
Read
+Library
Kelana Nirbatas

Kelana Nirbatas

tanya Niskala bingung. “Iya, nih.” Arsha menunjukkan telapak tangan kirinya yang bergambarkan beberapa titik hasil coretan spidol hitam, gambar yang memproyeksikan posisi bintang yang tadi Niskala lihat, gambar itu sepertinya baru ia buat karena aroma spidolnya masih begitu menyengat. “Kamu gambar di tangan? Kan ada kertas?” tanya Niskala.
9.93.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 125 Beses bilang gambar pemandangan arsiran
Read
+Library
Pesona Presdir Posesif

Pesona Presdir Posesif

Sibuk melihat matahari yang akan terbenam. Aruna bersiap. “Hwaaa, aku harus ambil beberapa gambar. Mommy harus lihat ini!” Demikian, gadis itu mengambil ponsel miliknya lantas mengarahkan kamera belakang ponsel itu ke hamparan langit sampai tak sengaja akhirnya tertuju pada sosok Aland dan Pras. Tiba-tiba datang sebuah ide. Aruna langsung menyeletuk, “Kak Pras sama Om Al, sini foto!”
9.9989.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 22.8K Beses bilang gambar pemandangan arsiran
Ipakita ang mga Review (138)
Read
+Library
Riena Guname
Guys, aku kan pembaca baru, nah beberapa hari lalu aku udah baca cerita ini sampai bab puluhan.. hampir 50an bab. Nah ini barusan mau baca lagi kok balik ke bab awal lagi ya? trus sekitar bab 8-10 kekunci lagi, harus beli koin lagi. Kenapa ya kok kayak gitu?
Noor Natifah
bagus banget sih, ceritanya ... awalnya aku gak suka, soalnya Claudia terkesan kurang tegas, mau aja di peralat sama temen nya , siapa tuh 'claire' kalau gak salah ya .... tapi lama² seru banget, setelah Claudia bersikap lebih tegas dan Ryuga sama Aruna juga bikin tambah penasaran deh.
Basahin ang Lahat ng Review
Ditalak suami karena gendut

Ditalak suami karena gendut

Sontak Angga dan Mirna saling berpandangan. Terpampang jelas dari coretan Ajril yang hanya bertaburkan kapur putih itu, menggambarkan seorang wanita yang berbadan gempal seperti yang dipikirkan Ajril. Meski terbilang berantakan, tetapi bila dilihat dari jauh. Gambar itu seharusnya lebih pantas mirip sapi.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 70 Beses bilang gambar pemandangan arsiran
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status