Menggoda Sang Paman
“Oke.”
Mobil kembali hening, menelusuri jalan malam yang sepi. Di perbincangan, lampu-lampu kota berkelip, seperti menyaksikan dua hati yang terjebak dalam jarak dekat.
Malam semakin larut, dan Govan akhirnya tiba di rumah. Ia membuka pintu pelan-pelan, berharap tidak membangunkan Nabila. Namun, begitu masuk ke dalam rumah, ia melihat lampu kamar Nabila masih menyala.