Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Putri bungsuku menepuk lenganku sambil bertanya penuh semangat, “Lalu bagaimana, Mama? Setelah itu bagaimana?” Aku dan Tomi saling bertukar senyum. “Setelah itu… lahirlah kalian, tiga bocah kecil yang selalu bikin rumah ini ramai.” Angin malam berhembus, membawa aroma bunga gardenia. Saat itu aku sadar, semua luka, penderitaan, dan air mata di masa lalu… benar-benar hilang bersama angin. [Tamat]
5.5K viewsCompletedAdded to Library 175 Times as gombalan bulan
Read
+Library
Istri Terpilih Tuan Alpha

Istri Terpilih Tuan Alpha

"Tunggu, itu tidak mungkin----Kenapa cepat sekali terjadi malam Dewi Bulan?" "Maksutmu apa Nona Jamila?" "Tanggal berapa sekarang?" tanyaku cemas, jantungku berdetak kencang---- "Ini adalah awal bulan February di kalendar lunar! Apa Anda mengingat sesuatu, Nona?"
3.0K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as gombalan bulan
Read
+Library
Purnama

Purnama

“Bintang, perempuan kayak Purnama tuh banyak, gak usah khawatir. Bahkan kamu bisa dapet yang lebih dari 118 Purnama. Lagian bapaknya Purnama udah menghina kamu kayak gitu. Masa kamu dipukulin pake sandal,” “Aku juga males dateng, bapaknya Purnama pasti ada di sana.” “Kalo gitu gak usah dateng, selesai perkara.” ***
102.8K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as gombalan bulan
Read
+Library
Rembulan dalam Dekapan Langit

Rembulan dalam Dekapan Langit

“Apa pun niatmu, Langit. Kamu nggak akan menyesal. Apalagi Bulan cantik. Kamu makin tidak punya alasan untuk menyesal, Langit. Gitu katanya.” “Terus?” “Ahh Kiai memang nggak salah. Kamu secantik ini, ya kan? Jadi, ya saya tidak menyesal.” “Gombal,” ucap Bulan spontan padahal itu hanya untuk menghindar karena saat ini Bulan sedang salah tingkah. “Loh kok gombal? Ini serius, Bulan.” "Mas, udah berapa kali kata cantik kamu ucapkan semenjak kita masuk kamar ini?" tanya Bulan kembali mengelak. Demi apa pun, saat ini pipinya terasa panas menahan malu.
791 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as gombalan bulan
Read
+Library
Gagal Menjadi Bulanmu

Gagal Menjadi Bulanmu

Di saat yang sama, kembang api perayaan lamaran yang meriah mulai menghiasi langit di luar gedung. Di tengah riuh tepuk tangan dan sorak sorai para tamu, Arsen menggandeng tangan Saskia menuju balkon. Saskia mendongak menatap langit, dan melihat .... Kembang api yang memukau mekar di angkasa gelap, lalu melayang turun bagai kelopak bunga, seolah para bidadari sedang menari di langit malam. Saking indahnya, Saskia sampai lupa bernapas.
5.0K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as gombalan bulan
Read
+Library
REINKARNASI

REINKARNASI

Gadis cantik itu hanya memanyunkan bibirnya kesal. "Mas, bulan ini apa ada jadwal keluar negeri?" tanya Giselle. Genta langsung menggelengkan kepalanya, "Bulan ini aku tidak ke luar negeri. Mungkin bulan depan baru aku berangkat," jawab Genta dengan yakin. Giselle mengerutkan dahinya , "Tumben, Mas. Biasanya setiap bulan ada saja urusan Mas ke luar negeri. Aku sampai bosan, tau," komentar Giselle.
9.946.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as gombalan bulan
Show Reviews (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Read All Reviews
KUMISKINKAN MANTAN SUAMI DAN GUNDIKNYA

KUMISKINKAN MANTAN SUAMI DAN GUNDIKNYA

BAB 26 KARMA UNTUK AIRA "Bulan gak mau main ayunan? Di belakang ada ayunannya lho! Ada kolam renangnya juga? Gak pengen lihat?" rayu Omanya. "Beneran, Oma? Ayo Oma, Bulan pengen lihat!" Bulan bergegas turun dari tempat tidur dan berlari keluar. "Kienan, kamu istirahat dulu! Nanti Tante bangunkan!"
10156.7K viewsCompletedAdded to Library 5.8K Times as gombalan bulan
Read
+Library
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

Smith memutuskan menunggu sampai Bulan selesai. “What are you doing?” “Sholat,” jawab Bulan. Ia hanya memakai baju ala kadarnya yang penting semua sudah tertutup. “Apa itu?” “Panjang kalau harus dijelaskan, Prince.” “I’m not a prince.”
103.2K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as gombalan bulan
Read
+Library
Putriku Kelaparan di Rumah Mewah Suaminya

Putriku Kelaparan di Rumah Mewah Suaminya

“Setelah kita sah, apa kamu sikapmu masih akan semanis ini, Bang?” “Enggak. Ini belum sampai semanis gula. Tapi kalau kamu sudah jadi permaisuriku, aku akan bersikap semanis madu.” Aku mengulum senyum. “Haduh, bisa meleleh hatiku jika digombalin terus, Bang.” “Gombal itu adalah semacam rayuan berbalut dusta, Dik. Tapi yang kukatakan bukan gombalan, tapi kenyataan. Kita buktikan saja nanti.”
1094.5K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as gombalan bulan
Read
+Library
GATAKA : Kesengsaraan Berujung Kematian

GATAKA : Kesengsaraan Berujung Kematian

Bulan yang biasanya menjadi pertanda bahaya itu kini tersembunyi di balik kelambu hitam awan tebal. Biasanya setiap purnama tiba Kiran mengambil cuti tahunan atau surat keterangan sakit dari klinik terdekat. Saat bulan purnama akhirnya menyembul dari balik awan gelap, Kiran yang tengah terlelap di samping Ria terbangun gelisah. Gataka muncul, sosoknya membayangi tubuh Kiran yang terbaring di samping Ria. Senyum licik Gataka seakan menembus batas mimpi dan kenyataan.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as gombalan bulan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status