Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Max memasukkan potongan daging steak yang sudah diiris ke dalam mulutnya. Tangan Orlena yang sedang mengiris pun terhenti. “Aku memang akan mengajakmu ke menara Eiffel, Max. Tapi kita akan pergi nanti malam.” Max memicingkan matanya. “Nanti malam?” Orlena menganggukkan kepalanya. “Ya, menara Eiffel akan terlihat sangat cantik jika dilihat saat malam hari. Karena aku lebih suka menyimpan hal terbaik di akhir.”
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai gombalan malam hari
Baca
+Pustaka
Tawa anak tengah malam

Tawa anak tengah malam

Pintunya kayu tua penuh debu dengan engsel yang sudah berkarat. Bima menelan ludah dengan paksa. “Oke, itu dia gudangnya. Terakhir kali aku nonton film horor, pintu yang kayak gitu biasanya jadi awal malapetaka.” Arman tidak menggubris, ia hanya membuka kunci rumah dan meletakkan barang-barang mereka dan mengambil senter untuk penerangan. “Kita harus masuk.” Bima mundur selangkah. “Kenapa harus sekarang? Besok pagi aja 'kan bisa? Matahari terang, ayam berkotek, setan pasti tidur siang.”
509 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai gombalan malam hari
Baca
+Pustaka
Wanita Malam

Wanita Malam

Pagi itu suasana di rumah Momy El sangat ramai biasanya saat menjelang pagi semuanya berada di kamar tidurnya menikmati mimpi mereka yang mulai terjaga karena semua yang ada di sini wanita malam yang bekerja di malam hari seperti kelelawar yang akan tidur di saat menjelang subuh. Rutinitas ini selalu mereka lakukan setiap harinya tanpa libur kalau libur pun karena mereka datang bulan. Saat-saat datang bulan itu lah menjadi hari libur yang menyenangkan bagi wanita malam. Terlepas dari rutinitasnya setiap harinya yang begitu melelahkan.
9.916.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai gombalan malam hari
Baca
+Pustaka
OM SERING KE RUMAH KALAU MALAM

OM SERING KE RUMAH KALAU MALAM

"Baiklah, kalau begitu kita siap-siap sekarang saja, Bu!" "Betul. Siap-siap nya sekarang. Tapi keluar rumahnya nanti. Nunggu tengah malam. Biar tetangga tidur dan tidak ada yang mengawasi kita," ujar Ambar. "Baiklah. Dita setuju!" Ambar dan Dita segera berkemas dan memasukkan baju ke dalam koper dan tas kain mereka masing-masing. "Kita pulang naik motor saja. Sudah tidak ada bis yang beroperasi di jalan nanti tengah malam."
1024.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 546 kali sebagai gombalan malam hari
Baca
+Pustaka
Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Melangkah pelan sambil memperhatikan geliat aktivitas malam orang-orang di sana. "Kehidupan di sini seperti memiliki warna tersendiri. Justru ramai ketika malam telah tiba. Lebih gemerlap dibandingkan waktu siang hari. Kalau di tempat kita, orang-orang tertentu saja yang keluar rumah di malam hari, hanya untuk membeli makan atau keperluan lain setelah itu pulang. Tidak sama seperti di sini. Mereka keluar malam untuk mencari hiburan setelah penat seharian bekerja." Andrean bicara sambil terus menggenggam erat jemari istrinya.
10476.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.9K kali sebagai gombalan malam hari
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
yenyen
bagus tapi karena chapternya banyak dan karakternya juga banyak, mending bacanya harus marathon, skip seminggu lupa lagi ini siapa ya aditya? siapa ya mirinda? hehehe.. but overall bagus dan memperkenalkan syariat islamnya mantap, dan menjelaskan bukan agamanya yang salah tapi individunya yng bermas
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Malam yang panas

Malam yang panas

Kalimat yang menebar racun secara halus. “Clara...” gumamnya. --- Di malam hari, Nadia duduk termenung di balkon apartemennya. Angin malam mengelus rambut panjangnya yang tergerai. Di tangannya, gelas teh hangat sudah mulai kehilangan uap.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai gombalan malam hari
Baca
+Pustaka
Dinikahi Miliarder Buruk Rupa

Dinikahi Miliarder Buruk Rupa

Dia sangat tidak rela, tetapi . Acara makan malam sudah berakhir. Greta meminta Grace untuk menginap semalam di sini. Dia beralasan bahwa hari sudah larut dan menyetir di malam hari sangat berbahaya. Grace menolak dan berkata bahwa Juan akan datang menjemputnya. Namun, Greta langsung membalas, "Sekarang sudah larut, nggak baik merepotkan Juan. Lagi pula, menyetir di malam hari itu berbahaya. Gimana kalau terjadi sesuatu?"
10159.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai gombalan malam hari
Baca
+Pustaka
Pendekar Pewaris Kekuatan Iblis Neraka

Pendekar Pewaris Kekuatan Iblis Neraka

tanya Wang Lian. “Dia akan mencari waktu saat kita lelah dan lengah. Bisa jadi, di malam hari. Karena Siluman Iblis Naga itu juga sangat licik, mereka akan menggunakan trik licik kalau tidak bisa mengalahkan kita secara terang-terangan,” jawab Xiao Lan. “Berarti kita harus memperketat penjagaan meskipun pada malam hari,” ujar Wang Lian. Dan mereka tahu dengan kelicikan Li Fang, dia pasti akan melakukan apa saja sampai dia benar-benar menguasai seperti yang mereka inginkan.
8.251.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai gombalan malam hari
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Tuan Muda Lumpuh

Pengantin Pengganti Tuan Muda Lumpuh

Seru Gwen. "Akan ku terima dengan senang hati dan tangan terbuka semua julukan yang diarahkan padaku, selama itu semua berasal darimu." Gombalan berikutnya pun kembali meluncur dengan mulus dari mulut Aiden. "Oke! Jadi kemana kita akan pergi malam ini?"
1018.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 520 kali sebagai gombalan malam hari
Baca
+Pustaka
Mempelai Pria yang Tertukar

Mempelai Pria yang Tertukar

Interupsi Arimbi hanya ia anggap sebagai angin lalu. Arimbi menghembuskan napas kasar. Seperti inilah perangai Ganesha. Keras kepalanya saingan dengan batu. Padahal apa yang ia katakan adalah demi kebaikan Ganesha sendiri. Akhir-akhir ini tingkat kejahatan malam hari di ibukota semakin merajalela. Kalau Ganesha kembali ke apartemen di tengah malam, Arimbi takut kalau Ganesha akan dibegal. "Mas, Maksud saya baik. Kejahatan akhir-akhir ini sangat marak. Saya--"
1091.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai gombalan malam hari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status