Pulang Ka Bako
Fahri pikir, Goofy sedang malas untuk memberontak, atau memang karena lemas akibat perjalanan jauh ini.
"Goofy beneran udah pergi, Uda." Dinda mengangkat wajahnya yang berurai airmata. Dari penerangan cahaya lampu dari teras, Fahri dapat melihat sorot mata duka dari netra Dinda. Dengan mata membola, Fahri menarik Goofy dari tangan Dinda. Tak percaya apa yang baru saja Dinda katakan. Fahri menekan telinganya ke arah dada makhluk yang mulai terasa kaku tersebut.
"Fy, jangan becanda, deh." Fahri mulai menarik mulut hewan kesayangannya selama tujuh tahun ini. Makhluk itu bergeming, alih-alih menggeram seperti biasa.
Hot Chapters