Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAAF

MAAF

Meski dia tahu Cahyo tidak menginginkannya, setidaknya mengabdikan dirinya seumur hidup tidaklah rugi. “Bagus. Kita sarapan sekarang, jangan membuat kesalahan sedikit pun.” Cahyo keluar lebih dulu dan kemudian di susul oleh Yuni. “Selamat pagi, Ma, Pa.” sapa Cahyo setelah sampai di meja makan. “Apa kau akan bekerja hari ini?
103.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai mak ke tu
Baca
+Pustaka
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

"Shit! Gue kalah lagi. Ini udah kelima kalinya gue kalah saat lawan dia." "ARRRGHHH!" Ia menendang batu kerikil yang ada di depannya. "CABUT!" *** "Ma ...! Ma ...!" teriak Mae di dalam kamarnya. Seseorang yang dipanggil 'Ma' itu langsung menghampiri Mae yang tengah berdiri di depan cermin besar kamar Mae. "Iya, Sayang. Mama ada di sini, kamu gak perlu teriak-teriak. Oke?" lembut Zaza, mamanya Mae.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai mak ke tu
Baca
+Pustaka
Enggan Punya Anak

Enggan Punya Anak

Saat memandangku, tak pernah sekalipun kutemukan sinar penghakiman dari matanya ataupun sindiran di setiap kata-katanya. “Santai aja, Mbak. Rumah mertuaku juga selalu berantakan kok.” “Eh, kukasih teh botolan aja, ya? Kulkasku lagi kosong. Isinya cuma susu anak-anak.” Aku mengangguk. Dengan buru-buru Mbak Keke masuk ke dapur dan membawa teh kemasan botol dalam waktu yang sangat cepat, mungkin kurang dari satu menit. Hebat sekali.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai mak ke tu
Baca
+Pustaka
AKU LELAH, MAS!

AKU LELAH, MAS!

gumamku. Saat asyik menyuap makan, datanglah mertuaku. "Dea, tadi ibu sudah memghubungi teman ibu, untuk sajian aqiqah, kita udah pesen ya, tinggal untuk kuenya, kalau kuenya ini enaknya bikin sendiri atau pesen?" tanya ibu mertua. "Enak pesen saja Bu, terima beres dan tidak capek." Jawabku.
8.520.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 649 kali sebagai mak ke tu
Baca
+Pustaka
Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

pintaku. “Iya, Ti, Mak kirim lewat WA, ya?” jawabnya. Ku jawab dengan nggukan. “Ya udah, Ti, Mak pulang dulu, pokok kamu yang sabar, Mak doain semoga rumah tanggamu langgeng, ya?” “Aamiin.” hanya aku jawab dengan kata itu. Mak Uki pun beranjak dari tempatnya.
1040.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai mak ke tu
Baca
+Pustaka
Talak Aku, Mas!

Talak Aku, Mas!

sindir Tya. "Kesempatan itu nggak boleh disia-siakan. Nyari customer itu nggak mudah, bestie. Ya nggak?" ujar Marlina santai. Aku tersenyum, "Iya, Miss. Nanti misal ada acara aku akan pesan ke Miss Marlina." Marlina kemudian memberiku sebuah gerakan hati yang tidak tahu aku apa namanya itu. Gerakan itu sering sekali digunakan oleh orang-orang Korea dan sekarang cukup terkenal di Indonesia.
1076.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai mak ke tu
Baca
+Pustaka
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Dengan gerakan cekatan, Kak Eki mengeluarkan suntikan penguat jantung dari kotak obat, tatapannya sedingin es. "Pura-pura mati, ya? Hari ini, bakal kubuat dia tahu seperti apa rasanya hidup yang lebih buruk daripada kematian!" Kak Dimas menarik dasinya, lalu berjalan paling depan dengan wajah penuh amarah. "Ayo! Dobrak pintunya!" "Aku ingin lihat, saat dia diseret keluar, apa dia masih bisa terus berpura-pura!"
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai mak ke tu
Baca
+Pustaka
MAKE ME GO

MAKE ME GO

~~~~ END ~~~~ Hallo bunnies, terimakasih sudah mau bersama Make Me Go dari awal hingga akhir 🥰 Maaf jika ending tak sesuai dengan harapan kalian 🤗 Jangan lupa memberikan rating dan juga ulasan yaa 🥺💙. Ini penting!!!!! Sampai bertemu di cerita bunny yang baru. Apalagi di The Rainy Season wkwk 🦄 Bagi kalian yang punya instagram bisa tag bunny bagian mana yang kalian suka. Atau kesan kalian baca cerita ini 💓 LOVE YOU GUYS 🌼🌿
9.736.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 797 kali sebagai mak ke tu
Baca
+Pustaka
Membuatmu Takluk Padaku

Membuatmu Takluk Padaku

tanya Abhi Seta. Raya menggeleng tak setuju. Ia bahkan tidak habis pikir, kenapa Kai yang membuat skandal, lalu dia terus yang harus ikut bertanggungjawab untuk memperbaiki citra Kai? “Maaf, Pak. Aku rasa aku tidak bisa membuat gimmick seperti itu. Jujur saja aku tidak ingin membuat gimmick yang akan membuat orang tuaku dan orang tua Kai kecewa nanti. Mereka punya harapan yang besar untuk memiliki cucu dalam waktu dekat tapi aku …”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai mak ke tu
Baca
+Pustaka
MAAF! AKU CACAT

MAAF! AKU CACAT

Setelah memarkirkan motor, aku mengikuti langkah Manda yang berjalan santai melewati gerbang mewah. “Melga udah nungguin lama, yah?!” sapanya. Melga ... dia duduk di teras dengan rambut tergerai bebas. Gaun sore berwarna merah muda yang melekat di tubuhnya tampak indah. Apalagi, dia melepas kacamata bulatnya. Wajah imut itupun dihiasi make up natural yang membawa nuansa fresh. tergantikan oleh lensa berwarna senada mata.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai mak ke tu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status