Oh, My Grim
elaknya terus berjalan.
“Dih, emangnya mau ngapain? Kan bisa aja lo ngobrol, makan bareng … simpel, kan? Lo aja tuh yang pikirannya ke mana-mana. Mentang-mentang habis dibeliin underwear,” cetus Grace tertawa mengejek.
“Sial. Udah cepet bantuin gue jalan.”
“Iya, Sayang,” ledek Grace begitu puas. “Tapi, lo masih tetap punya utang cerita sama gue. Pokoknya lo harus ceritain selengkap-lengkapnya kenapa lo bisa celaka kayak semalam,” tegasnya.
Bab Populer