Dimanja Tiga Majikan Cantik
Gusti, wajahnya sembab dan merah padam.
Matanya bengkak seperti habis menangis berjam-jam, hidungnya merah, dan bibirnya gemetar menahan isak. Dia terlihat begitu rapuh, menyedihkan, tapi juga memancarkan aura kemarahan yang tertahan.
Aku memarkirkan mobil dengan cepat, lalu buru-buru keluar. "Non Sora! Non kenapa? Ada yang sakit? Atau ada kecoa terbang di kamar?"