Hasrat Seorang Ipar
Dia memberikan uang tersebut kepadaku setelah yakin dengan nominal yang dia hitung.
“Pas ya, Mbak,” ujarku setelah menghitung kembali. Tujuh juta rupiah untuk dua puluh set gamis dan khimar premium. Lumayan murah jika dibanding produk sejenis yang sudah punya nama besar. Untuk kualitas, jangan diragukan lagi. Produk kami pasti unggul meski harga yang ditawarkan ekonomis.
“Baiklah, terima kasih banyak. Saya pamit dulu, karena ada sesuatu yang harus diurus.” Septi bangkit sembari membawa bungkusan plastik miliknya.