Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ADHARA

ADHARA

jawab Dirga santai "Ouh gitu yah," "Oh my good Liss liat deh-" Farah menutup mulutnya kaget lalu memperlihatkan sebuah foto yang baru saja Farah liat dilaman i*******m miliknya. Foto seorang perempuan bertopeng dengan dress ketat diatas lutut dimana yang menjadi fokus keduanya adalah pin yang dipakai didada perempuan tersebut, pin kampus universitas Abdi Jaya
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai held
Baca
+Pustaka
Fake

Fake

tambah Kevin heboh, salah satu tukang kompor di geng mereka. “Mau taruhan? Kalau dia main sama gue malam ini, kalian bayar satu juta perorang. Kalau gue kalah, malam ini gue yang traktir gimana?” usul Ali tiba-tiba, mereka tampak antusias setuju dengan gagasan itu. Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai held
Baca
+Pustaka
Unexpected

Unexpected

Ia tersenyum menang saat melihat Helena menghela napas dan pada akhirnya mengangguk samar. *** Hans tak berkedip memerhatikan video yang dijeda oleh Felix. Ia mencocokkan tanda lahir milik Helena yang ditunjuk oleh Felix menggunakan kursor dengan foto di tangannya. Rahang Hans mengetat saat mengetahui tanda lahir tersebut tidak ada perbedaan alias sama. Bukan hanya itu, Felix juga memperlihatkan padanya foto nama daftar tamu yang datang saat hari perekaman video tersebut dilakukan.
9.838.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 913 kali sebagai held
Baca
+Pustaka
Why

Why

hiks, hiks," ratap Aina, dengan menarik kemeja Jaden. "Baiklah, saya akan mengatakan kebenaran tentang keadaan kaki Nona. Tapi, saya minta Nona berjanji untuk tidak melakukan hal bodoh setelah Nona mengetahui kondisi kaki Nona. Apa Nona mau berjanji?" pinta Jaden, dengan menggenggam kedua telapak tangan Aina. Sesaat Jaden sedikit menunduk, mengingat tubuhnya yang tinggi besar.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 582 kali sebagai held
Baca
+Pustaka
Exit

Exit

Jantung satu-satunya ini hampir saja lepas karena sosok itu. “Punya dendam kesumat apa, sih, kamu ke aku, Pril?” tanyaku kelewat kesal. Namanya April Agustine. Aku tidak tahu kenapa ada imbuhan ‘Agustine’ di belakang namanya. Sedangkan anak itu lahir di bulan April, bukan Agustus. Aku saja yang lahir pada bulan Agustus tidak menambahkan embel-embel bulan itu. Dia malah mencuri nama bulan lahirku yang terpaut jauh dari bulan lahirnya. Seperti namanya, orangnya juga aneh dan tidak nyambung. April ini teman pertamaku di bangku SMP. Selama tiga tahun kita barengan, meski ketika kelas 2 tidak sekelas, namun akhirnya Tuhan menjodohkan kita bertemu lagi di kelas 3 yang sama.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai held
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

kata Mas Wira membuatku menatapnya dengan tatapan nahan gondok. Aku berjalan di belakang Hafiz. Ia memperlambat langkahnya hingga kami beriringan. Sepanjang jalan kami diam dan tenggelam dalam pikiran masing-masing. “Bentar.” Hafiz menahanku yang hendak menyebrang. “Ayo.” Hafiz menarik tanganku, sedangkan tangan kanannya di arahkan ke kendaraan agar berhenti dan membiarkan kami menyebrang. “Mas saya pesan vanilla latte, ya.” pesan Hafiz. “Kamu mau apa?”
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai held
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

warning ada adegan +++++ Happy reading guys 😘 Kesya mengerjapkan kelopak matanya berulang kali, mencoba untuk menyesuaikan dengan intensitas cahaya yang sudah menelisik menerangi kamar itu. Perlahan dia menjauhkan diri dari dekapan laki-laki yang kini memeluknya namun, tubuhnya sama sekali tidak bergerak. Kesya menyadari bahwa ada tangan besar yang menahan tubuhnya. Dia menghela nafas pasrah, lilitan di tubuhnya sangatlah kuat, sangat sulit untuk melepaskan diri dari dekapan itu. Kesya tertegun ketika melihat pahatan sempurna di hadapannya, tanpa sadar kedua sudut bibirnya terangkat. Tangannya bergerak, membiarkan jari telunjuknya menelusuri seluruh wajah pria itu mulai dari mata, hidung, p
9.911.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai held
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai held
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status