Godaan Salah Sasaran Berujung Pernikahan
***
Di tempat lain, di sebuah cafe mewah di pusat kota, Maria Francesa duduk sendirian di sudut meja, ia menyesap wine-nya pelan, menatap keluar jendela dengan tatapan kosong.
Ponselnya berdering. Maria melirik layar. Nomor tidak dikenal. Ia ragu sejenak, lalu mengangkat panggilan itu.
"Halo?"
"Maria, ini aku. Helen."
Maria mengernyitkan dahi. "Helen? Sepertinya aku pernah mendengar nama ini."
Helen di seberang sana tersenyum miring.
"Kurasa kamu akan segera mengingatnya. Kita harus bertemu. Ada sesuatu yang perlu kita bicarakan. Tentang Neil."